- Instagram @robin.mirisola - Instagram @oleromeny
Ole Romeny Gigit Jari, Timnas Indonesia Punya Opsi Striker Baru dari Belgia Berdarah Yogya Rp 43 Miliar
tvOnenews.com - Persaingan di lini depan Timnas Indonesia mulai terasa berbeda.
Bukan hanya soal siapa yang paling tajam, tapi juga siapa yang paling siap secara mental, fisik, dan statistik.
Di tengah performa yang belum menggigit dari Ole Romeny di Inggris, muncul satu nama yang perlahan tapi pasti mencuri sorotan: Robin Mirisola.
- Instagram @robin.mirisola
Nama Mirisola memang belum sefamiliar striker naturalisasi lainnya.
Namun penyerang berusia 19 tahun itu sedang menapaki jalur yang menjanjikan bersama KRC Genk, klub Belgia yang dikenal sebagai “pabrik talenta” Eropa.
Musim ini, Mirisola sudah mencatatkan 17 penampilan di Liga Belgia dengan torehan dua gol dan satu assist.
Angka yang mungkin belum spektakuler, tetapi untuk pemain seusianya di kompetisi seketat Belgia, itu adalah sinyal positif.
Apalagi, ia juga sempat merasakan atmosfer kompetisi Eropa lewat dua penampilan di Liga Europa dengan total 34 menit bermain.
Genk pun tak main-main. Mereka mengikat Mirisola dengan kontrak jangka panjang hingga 30 Juni 2030. Sebuah bukti bahwa klub melihat potensi besar dalam dirinya.
Sebelum menembus tim utama, Mirisola lebih dulu mengasah diri bersama Jong Genk.
Pada musim 2024/2025, ia mencatatkan enam gol dan tiga assist dari 16 pertandingan. Musim sebelumnya, ia menyumbang empat gol dan dua assist dalam 23 laga.
Total, ia mengemas 48 pertandingan dengan 11 gol dan lima assist bersama tim muda sebelum akhirnya promosi.
- Instagram @robin.mirisola
Menariknya, Mirisola bukan tipe striker yang hanya menunggu umpan matang di kotak penalti.
Ia dikenal sebagai defensive forward—rajin menekan, aktif membantu pertahanan, dan agresif dalam duel.
Karakter seperti ini selaras dengan pendekatan pelatih John Herdman yang mengutamakan intensitas, pressing, dan kerja kolektif.
Di sisi lain, situasi berbeda justru dialami Ole Romeny. Bersama Oxford United di Divisi Championship 2025/2026, kontribusinya masih jauh dari ekspektasi.
- instagram Ole Romeny
Pada pekan ke-34 melawan Stoke City di bet365 Stadium (26 Februari 2026), ia kembali memulai laga dari bangku cadangan dan baru masuk pada menit ke-66 menggantikan Stanley Mills. Ia diganjar rating 6,6 oleh FotMob.
Secara keseluruhan musim ini, Romeny belum mencatatkan satu pun gol atau assist dari 16 penampilan.
Statistik tersebut membuatnya seolah harus “gigit jari” melihat perkembangan striker lain yang mulai naik daun.
Perbandingan nilai pasar keduanya pun cukup kontras.
Berdasarkan data Transfermarkt, valuasi Mirisola berada di kisaran Rp43,45 miliar, sementara Romeny sekitar Rp17,35 miliar.
Meski nilai pasar bukan satu-satunya ukuran kualitas, angka tersebut sering kali mencerminkan proyeksi dan daya tarik pemain di pasar Eropa.
Yang membuat situasi semakin menarik, Mirisola disebut memiliki darah Indonesia dari sang ibu yang berasal dari Yogyakarta.
Secara administratif, peluangnya untuk membela Merah Putih terbuka. Hingga kini memang belum ada pernyataan resmi terkait naturalisasi, namun wacana tersebut sudah mulai ramai diperbincangkan.
Kombinasi latar belakang Indonesia, usia muda, pengalaman di kompetisi Eropa, serta kontrak jangka panjang membuat namanya pantas masuk radar PSSI. (asl)