- ANTARA/RAUF ADIPATI
PSSI Akhirnya Bongkar Alasan Elkan Baggott Lama Absen dari Timnas Indonesia, Bukan karena Shin Tae-yong atau Kluivert, Tapi Ternyata...
Jakarta, tvOnenews.com - PSSI akhirnya angkat bicara soal peluang Elkan Baggott comeback ke Timnas Indonesia. Bek berusia 23 tahun itu telah absen bermain untuk skuad Garuda sejak Piala Asia 2023.
Timnas Indonesia akan mengikuti turnamen FIFA Series 2026. Ajang ini akan menjadi turnamen perdana bagi John Herdman sejak ditunjuk sebagai pelatih Timnas Indonesia.
Pada laga perdana, Timnas Indonesia dijadwalkan menghadapi Saint Kitts and Nevis. Duel tersebut akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada 27 Maret 2026.
Apabila berhasil meraih kemenangan di laga pembuka, Jay Idzes dan kawan-kawan berpeluang melaju ke partai final. Laga perebutan gelar juara dijadwalkan digelar pada 30 Maret 2026.
- PSSI
Jika sampai ke partai puncak, Timnas Indonesia berpotensi menghadapi salah satu dari dua tim, yaitu Bulgaria atau Kepulauan Solomon. Laga ini akan menjadi ujian sesungguhnya.
Jelang turnamen tersebut, salah satu nama yang sangat diharapkan bisa dipanggil yakni Elkan Baggott. Pemain Ipswich Town ini memang sudah sangat lama absen dari Tim Merah Putih.
Laga terakhir yang dimainkan Elkan Baggott adalah pada babak 16 besar Piala Asia 2023 menghadapi Australia pada 28 Januari 2024. Saat itu, ia bermain sebagai starter.
Sejak saat itu, Elkan Baggott tidak pernah lagi bermain untuk Timnas Indonesia, termasuk di ajang ronde ketiga dan keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
- Instagram - Ipswich Town
Elkan Baggott sebenarnya sempat dipanggil oleh Patrick Kluivert yang kala itu menggantikan posisi Shin Tae-yong. Namun, ia tidak bisa bergabung sehingga kembali harus absen.
Peluang untuk kembali berseragam Timnas Indonesia sebenarnya sangat terbuka. Skuad Garuda saat ini dilatih John Herdman dan tenaganya cukup dibutuhkan di lini pertahanan.
Anggota Exco PSSI, Arya Sinulingga, mengungkapkan bahwa alasan Elkan Baggott tidak dipanggil bukan karena bermasalah dengan pelatih, baik di era Shin Tae-yong maupun Patrick Kluivert.
"Sebenarnya bukan di pelatih. Pemain hari itu ada masalah, dia lebih fokus ke klub hari itu kan," ujar Arya Sinulingga di Jakarta pada Jumat (6/3/2026).