news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Timnas Indonesia akan berlaga di turnamen FIFA Series 2026.
Sumber :
  • Instagram/timnasindonesia

Timnas Indonesia Dihantam 2 Kabar Buruk Jelang FIFA Series 2026, Ada Apa?

Di tengah antusiasme debut pelatih anyar John Herdman, muncul dua kabar buruk yang bisa mengganggu persiapan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026. Apa saja?
Selasa, 10 Maret 2026 - 13:09 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Timnas Indonesia bersiap menatap babak baru di bawah arahan pelatih anyar, John Herdman.

Mantan pelatih timnas Kanada ini dijadwalkan melakoni debutnya dalam ajang FIFA Series 2026 yang akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.

Skuad Garuda dijadwalkan menghadapi Saint Kitts and Nevis pada 27 Maret 2026. Jika berhasil menang, Indonesia akan melaju ke final pada 30 Maret untuk menantang pemenang antara Bulgaria dan Kepulauan Solomon.

Menghadapi ajang prestisius ini, John Herdman telah memanggil 41 pemain dalam daftar Garuda Calling.

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Skuad ini didominasi oleh para pemain diaspora yang berkarier di liga-liga top Eropa, mulai dari Eredivisie Belanda, Serie A Italia, hingga Bundesliga Jerman.

Nama-nama besar, seperti Emil Audero (Cremonese), Maarten Paes (Ajax Amsterdan), hingga Kevin Diks (Borussia Mönchengladbach) menghiasi daftar tersebut.

Namun, di tengah antusiasme debut sang pelatih, muncul dua kabar buruk yang bisa mengganggu persiapan Skuad Garuda. Ada apa?

 

1. Efek domino konflik Israel-AS dan Iran

Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
Sumber :
  • PSSI

Kabar buruk pertama berkaitan dengan situasi geopolitik dunia yang memanas. Skuad Garuda terancam terkena imbas dari meluasnya konflik antara Israel-Amerika Serikat dan Iran.

Ketegangan ini memicu kekhawatiran besar terhadap proses kepulangan para pemain abroad atau pemain yang berkarier di luar negeri.

Situasi wilayah udara di Timur Tengah yang tidak menentu membuat banyak maskapai internasional melakukan penyesuaian rute.

Hal ini diprediksi akan menyulitkan penerbangan para pemain dari Eropa menuju Jakarta, mengingat negara-negara yang biasa menjadi tempat transit belum menunjukkan kondisi kondusif.

Anggota Exco PSSI, Arya Sinulingga
Sumber :
  • tvOnenews.com - Ilham Giovanni

Menurut penuturan Arya Sinulingga dari Exco PSSI, pihak federasi kini sedang siaga memantau dampak konflik internasional.

Hal ini dilakukan karena situasi tersebut sangat memengaruhi akses penerbangan pemain Indonesia yang berkarier di liga luar.

"Saya sedikit khawatir mengenai hal ini, penerbangan teman-teman (pemain), kalau yang bisa bertanding, dari Eropa sedikit (susah). Kita tahu situasi di Timur Tengah seperti itu," kata Arya Sinulingga pada Jumat (6/3/2026).

"Nanti coba dicari cara bagaimana supaya apakah memungkinkan untuk terbang ke Indonesia atau tidak. Situasi sekarang kita belum tahu bagaimananya, lewat mana," kata Arya.

Jika eskalasi terus meningkat, ada risiko nyata beberapa pilar utama batal bergabung karena kendala logistik dan keamanan transportasi udara.

 

2. Badai cedera dan sanksi FIFA

Pratama Arhan cedera, tak bisa ikut FIFA Series 2026 bersama Timnas Indonesia
Sumber :
  • instagram pratamaarhan8

Masalah kedua datang dari faktor internal tim, yakni absennya sejumlah pemain kunci. Badai cedera tengah melanda para penggawa langganan dipanggil Timnas Indonesia.

Nama-nama, seperti Asnawi Mangkualam, Marselino Ferdinan, hingga Pratama Arhan dilaporkan harus menepi dari lapangan hijau karena kondisi fisik yang tidak memungkinkan.

Asnawi masih dalam proses pemulihan setelah operasi cedera ACL. Begitu pula Arhan yang masih dalam proses perawatan dan pemulihan usai operasi meniskus lutut kanan.

Shayne Pattynama dan Thom Haye
Sumber :
  • tvOnenews.com - Julio Tri Saputra

Kondisi ini diperparah dengan absennya dua gelandang metronom, Shayne Pattynama dan Thom Haye.

Meski keduanya dalam kondisi fit, mereka dipastikan tidak bisa membela Skuad Garuda karena tengah menjalani sanksi dari FIFA.

Hukuman larangan bertanding selama empat laga internasional ini menjadi pukulan telak bagi John Herdman yang tentu sangat membutuhkan visi bermain dan pengalaman mereka di lini tengah.

Meskipun harus menghadapi berbagai rintangan mulai dari konflik global hingga krisis pemain pilar, optimisme tetap ada.

John Herdman masih memiliki stok pemain yang melimpah dan berkualitas dalam daftar Garuda Calling untuk menutupi celah yang ditinggalkan.

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

07:39
06:31
04:24
03:05
01:39
01:03

Viral