news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/YU

3 Kabar Buruk Hantam John Herdman Jelang Debut Bersama Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Timnas Indonesia diterpa tiga kabar buruk jelang FIFA Series 2026 di Jakarta. Miliano Jonathans cedera ACL, pemain abroad terancam absen, persiapan tim mepet Lebaran.
Rabu, 11 Maret 2026 - 16:58 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, harus mendapat tiga kabar buruk jelang bertarung di FIFA Series 2026. Hal tersebut berpotensi memengarungi performa skuad Garuda di ajang tersebut.

FIFA Series 2026 dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada 27 dan 30 Maret 2026. Seluruh pertandingan rencananya akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno.

Turnamen ini menggunakan format mini turnamen yang diikuti oleh empat negara dari konfederasi berbeda. Indonesia sebagai tuan rumah akan bersaing dengan Bulgaria, Kepulauan Solomon, serta St. Kitts and Nevis.

Timnas Indonesia dijadwalkan memulai kiprahnya dengan menghadapi St. Kitts and Nevis. Pertandingan tersebut akan berlangsung pada Jumat, 27 Maret 2026 pukul 20.00 WIB.

Pada hari yang sama, Bulgaria lebih dulu berhadapan dengan Kepulauan Solomon dalam laga yang dijadwalkan kick-off pukul 15.30 WIB.

Dua tim yang berhasil meraih kemenangan pada pertandingan pertama akan melaju ke partai final. Sementara itu, dua tim yang kalah akan kembali bertanding untuk memperebutkan posisi ketiga pada 30 Maret 2026.

Jelang turnamen tersebut, setidaknya ada empat kabar buruk yang menghantui debut John Herdman bersama Timnas Indonesia. Apa saja? berikut daftarnya.

1. Miliano Jonathans Cedera

Kondisi Terbaru Miliano Jonathans
Sumber :
  • Excelsior

Di tengah persiapan menuju turnamen tersebut, kabar kurang menggembirakan datang dari Miliano Jonathans. Pemain muda itu mengalami cedera ketika membela klubnya, Excelsior, dalam lanjutan kompetisi Liga Belanda saat menghadapi Heerenveen.

Pertandingan tersebut digelar di Stadion Woudestein pada Minggu (8/2/2026) dan berakhir dengan skor 2-1 untuk kemenangan Heerenveen.

Dalam laga itu, Miliano Jonathans tidak tampil sebagai starter. Ia memulai pertandingan dari bangku cadangan sebelum akhirnya diturunkan pada babak kedua.

Namun kesempatan bermain yang ia dapatkan tidak berlangsung lama. Jonathans hanya berada di lapangan beberapa menit sebelum akhirnya mengalami cedera.

Ia kemudian harus ditarik keluar pada menit ke-72. Jika dihitung sejak masuk ke lapangan, pemain tersebut hanya tampil sekitar sembilan menit.

Cedera tersebut terjadi ketika ia terlibat duel perebutan bola di dekat sudut lapangan. Dalam situasi tersebut, ia mendapat tekel dari pemain Bulgaria, Hristiyan Petrov.

Benturan keras dalam duel tersebut membuat lutut Jonathans mengalami masalah. Ia langsung terjatuh dan tampak menahan rasa sakit di lapangan.

Usai pertandingan, Miliano Jonathans menjalani pemeriksaan medis lebih lanjut. Hasil pemeriksaan memastikan bahwa ia mengalami cedera Anterior Cruciate Ligament (ACL).

Cedera ini menjadi pukulan berat bagi pemain muda tersebut, mengingat ia sebelumnya juga pernah mengalami cedera yang sama.

Melalui akun Instagram pribadinya, Jonathans mengungkapkan perasaannya terkait cedera yang kembali ia alami. Ia mengaku tidak menyangka harus menghadapi situasi serupa.

"Apa yang bisa saya katakan... Bukan berita yang saya harapkan, air mata kedua ACL dalam 2 tahun. Aku akan kembali lebih kuat!" tulis Miliano Jonathans di akun Instagram pribadinya.

2. Pemain Abroad di Eropa Berpotensi Tidak Bergabung

Kevin Diks
Sumber :
  • Facebook - Borussia Monchengladbach

Konflik yang memanas antara Iran dan Amerika Serikat–Israel disebut-sebut dapat berdampak pada jalur penerbangan internasional yang biasa digunakan para pemain untuk terbang ke Indonesia. Situasi ini menjadi perhatian serius PSSI, mengingat sebagian besar pemain diaspora harus menempuh perjalanan jauh dari Eropa maupun kawasan Timur Tengah.

Ketidakpastian rute penerbangan membuat federasi perlu menyiapkan sejumlah skenario alternatif agar agenda persiapan tim nasional tetap berjalan sesuai rencana.

Anggota Komite Eksekutif PSSI, Arya Sinulingga, mengatakan bahwa kondisi penerbangan internasional saat ini masih sangat dinamis. Hal tersebut berpotensi memengaruhi kedatangan para pemain yang berkarier di berbagai liga luar negeri.

"Ini FIFA Series, tapi sebentar lagi Lebaran, pasti terputus juga. Jadi, mudah-mudahan dari persiapan. Tapi, juga saya sedikit khawatir mengenai hal ini, penerbangan teman-teman. Kalau yang bisa bertanding dari Eropa sedikit. Kita tahu situasi di Timur Tengah seperti itu," ujar Arya di Jakarta, Jumat.

"Nanti coba dicari cara bagaimana supaya apakah memungkinkan untuk terbang ke Indonesia atau tidak," lanjutnya.

Arya menambahkan, hingga saat ini PSSI belum bisa memastikan rencana pembelian tiket untuk para pemain yang bermain di luar negeri. Federasi masih menunggu perkembangan situasi global sebelum mengambil keputusan terkait perjalanan mereka.

Sejumlah rute penerbangan alternatif juga sedang dipertimbangkan agar para pemain tetap dapat tiba di Indonesia dengan aman. PSSI bersama tim pelatih terus melakukan koordinasi guna menemukan solusi terbaik.

"Situasi sekarang kita belum tahu bagaimana, lewat mana. Apakah lewat Amerika Serikat atau tidak, kita belum tahu juga. Nanti kita lihat urgensi sekuat-kuatnya, apakah pelatih bisa mencari langkah-langkah. Nanti kita cari mana yang terbaik nantinya," tutupnya.

3. Waktu Persiapan Tim Terbentur Momen Lebaran

Intip Latihan Timnas Indonesia, Ada Banyak Wajah Baru Termasuk Aa Bandung
Sumber :
  • tvOnenews-Taufik Hidayat

Selain persoalan perjalanan para pemain diaspora, PSSI juga menghadapi tantangan lain terkait waktu persiapan tim. Jadwal turnamen yang berdekatan dengan perayaan Lebaran membuat waktu pemusatan latihan menjadi cukup terbatas.

Arya Sinulingga menjelaskan bahwa sebagian pemain kemungkinan baru bisa bergabung setelah kompetisi domestik berakhir. Namun di sisi lain, para pemain juga ingin memanfaatkan waktu untuk pulang ke kampung halaman dan merayakan Hari Raya Idulfitri bersama keluarga.

"Sekarang tanggal pertengahan akhir Liga (Super) sudah berhenti, harusnya sudah bisa sebagian besar datang, mungkin. Tapi mepet juga dengan Lebaran. Pasti pemain kita juga ingin pulang Lebaran. Ini waktu yang singkat bagi pelatih untuk mengumpulkan mereka," ujar Arya.

Kondisi tersebut membuat tim pelatih harus menyusun strategi khusus agar proses persiapan tetap berjalan maksimal. Penentuan jadwal pemanggilan pemain serta agenda latihan kini menjadi fokus utama yang sedang dibahas.

Arya menambahkan, pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, masih mempertimbangkan waktu paling ideal untuk memanggil para pemain mengikuti pemusatan latihan. Penyesuaian jadwal dilakukan agar tidak berbenturan dengan momen Lebaran.

"Dia (John Herdman) juga melihat Lebaran. Nanti kita lihat bagaimana. Pasti ada langkah-langkah," tutup Arya. (dwi)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:24
01:11
03:42
05:07
03:34
05:04

Viral