- Timnas Indonesia
Blak-blakan Eks Orang Dalam Timnas Indonesia soal 41 Nama Garuda Calling John Herdman: Timnas Gak Pernah Kayak Gini
Karena itu, Herdman disebut mencoba memantau sebanyak mungkin pemain yang berpotensi memperkuat tim nasional.
Pemain yang masuk daftar tersebut berasal dari berbagai kompetisi, mulai dari Liga 1, Liga 2, hingga para pemain diaspora yang bermain di luar negeri.
Langkah itu diyakini sebagai bagian dari proses pengenalan Herdman terhadap karakter dan kualitas pemain Indonesia sebelum menentukan komposisi skuad terbaik.
- PSSI
Meski memahami alasan tersebut, Jeje juga menilai metode ini bisa menimbulkan efek psikologis bagi beberapa pemain.
Pasalnya, nama mereka sudah diumumkan ke publik, tetapi belum tentu benar-benar dipanggil untuk mengikuti pemusatan latihan.
Jika akhirnya tidak masuk daftar final, hal tersebut berpotensi membuat sebagian pemain merasa kecewa.
Selain itu, daftar panjang tersebut juga bisa menjadi langkah antisipasi jika terjadi cedera pemain atau kendala perjalanan dari para pemain yang berkarier di luar negeri.
Dalam pembahasan tersebut, Bung Harpa juga menilai bahwa pemain diaspora atau pemain yang berkarier di luar negeri masih akan menjadi tulang punggung Timnas Indonesia untuk saat ini.
Meski begitu, ia menegaskan bahwa performa di klub tetap harus menjadi faktor utama dalam menentukan siapa yang layak mendapat tempat di skuad Garuda.
Jeje pun menambahkan bahwa tugas penting bagi Herdman adalah menjaga keharmonisan antara pemain naturalisasi dan pemain lokal.
Menurutnya, pelatih harus memastikan tidak ada perbedaan perlakuan di dalam tim.
"Jadi setuju menurut saya tetap harus ada harmonis yang baik sih sebenarnya di antara pemain naturalisasi sama pemain lokal. Dan itu memang yang harus dilakukan oleh John Herdman sebenarnya bukan dari pemain," kata Jeje. (asl)