news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

John Herdman Ogah Pakai Jersey Baru Timnas Indonesia, hingga Alasan Sebenarnya Teja Paku Alam Tak Masuk Skuad FIFA Series.
Sumber :
  • Instagram @timnasindonesia - Instagram @tejapakualaam

John Herdman Ogah Pakai Jersey Baru Timnas Indonesia, hingga Alasan Federasi Tak Panggil Teja Paku Alam dalam Skuad FIFA Series

Kabar seputar Timnas Indonesia kembali menjadi sorotan publik. Mulai dari jersey baru hingga kapten Garuda disemprot legenda Italia. Berikut rangkumannya!
Sabtu, 14 Maret 2026 - 23:55 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Kabar seputar Timnas Indonesia kembali menjadi sorotan publik.

Mulai dari komentar pelatih John Herdman soal jersey baru skuad Garuda, tidak dipanggilnya Teja Paku Alam, hingga kritik legenda Italia kepada kapten Garuda Jay Idzes.

Berikut rangkuman berita terpopuler yang ramai diperbincangkan penggemar sepak bola.

1. John Herdman Puji Jersey Baru Timnas Indonesia, Tapi Mengaku Tak Akan Memakainya

18 Pemain Terancam Dicoret Jelang FIFA Series 2026 dan Debut John Herdman di Timnas Indonesia!
Sumber :
  • Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, memberikan komentar menarik saat peluncuran jersey terbaru Timnas Indonesia yang diproduksi oleh Kelme.

Acara perkenalan seragam anyar skuad Garuda tersebut digelar meriah di kawasan Senayan, Jakarta pada 13 Maret 2026.

Herdman mengaku sangat menyukai desain jersey baru tersebut, terutama karena memadukan unsur modern dengan identitas budaya Indonesia.

Salah satu detail yang paling menarik perhatian sang pelatih adalah motif batik yang disematkan pada jersey tandang berwarna putih.

Menurutnya, elemen tersebut bukan sekadar hiasan, tetapi juga simbol identitas yang bisa membuat para pemain lebih memahami makna ketika mereka membela negara.

Ia juga memuji warna merah pada jersey kandang yang dianggap mewakili karakter kuat bangsa Indonesia.

Namun di tengah pujiannya, Herdman sempat melontarkan candaan yang membuat suasana menjadi lebih santai.

Ia mengatakan tidak akan mengenakan jersey tersebut karena statusnya sebagai pelatih, bukan pemain.

“Saya tidak akan memakai jersey itu karena saya pelatih. Saya tidak seberuntung para pemain yang bisa mengenakannya,” kata Herdman.

Meski demikian, Herdman yakin para pemain akan merasa bangga mengenakan seragam baru tersebut dalam berbagai pertandingan internasional.

2. Teja Paku Alam Tak Dipanggil, Sumardji Ungkap Alasan Herdman Pilih Paes dan Emil Audero

Kiper Persib Bandung Teja Paku Alam tidak dipanggil Timnas Indonesia
Sumber :
  • Instagram @tejapakualam

Keputusan Herdman dalam memilih skuad untuk FIFA Series 2026 juga memunculkan perdebatan di kalangan suporter.

Nama kiper Persib Bandung, Teja Paku Alam, tidak masuk dalam daftar pemain yang dipanggil untuk memperkuat Indonesia national football team.

Padahal performa Teja bersama Persib Bandung musim ini terbilang sangat impresif.

Hingga Maret 2026, kiper berusia 31 tahun tersebut telah tampil dalam 31 pertandingan dan mencatatkan 19 clean sheet di berbagai kompetisi.

Ketua Badan Tim Nasional, Sumardji, menjelaskan bahwa keputusan tersebut sepenuhnya merupakan hak pelatih.

Ia menegaskan federasi tidak mencampuri pemilihan pemain yang dilakukan Herdman.

Dalam daftar kiper yang dipanggil, Herdman memilih lima nama, termasuk dua pemain diaspora yakni Maarten Paes dan Emil Audero.

Selain itu, terdapat pula kiper yang sudah cukup sering memperkuat tim nasional seperti Nadeo Argawinata, Ernando Ari, serta Cahya Supriadi.

Menurut Sumardji, pemilihan tersebut dilakukan melalui diskusi bersama staf pelatih, termasuk pelatih kiper yang menilai berbagai aspek teknis para penjaga gawang.

3. Jay Idzes Disemprot Legenda Italia Usai Sassuolo Kalah Dramatis

Duh, Jay Idzes Bersinar di Serie A, Tapi Gajinya Ternyata Masih Mirip Bintang Timnas di Liga 1
Sumber :
  • instagram Jay Idzes

Kabar lain datang dari kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, yang turut menjadi sorotan setelah klubnya US Sassuolo menelan kekalahan dramatis di kompetisi Serie A.

Dalam laga melawan SS Lazio di Stadio Olimpico, Sassuolo harus menyerah dengan skor 1-2.

Setelah pertandingan, pelatih Sassuolo sekaligus legenda Italia, Fabio Grosso, memberikan komentar cukup tajam mengenai performa timnya.

Menurut mantan bek juara dunia 2006 tersebut, Sassuolo melakukan sejumlah kesalahan yang seharusnya bisa dihindari.

Ia bahkan menyebut timnya melakukan beberapa kesalahan naif, terutama setelah gagal memanfaatkan peluang emas yang dimiliki.

“Itu lebih kepada masalah psikologis ketimbang fisik, terutama setelah membuang dua peluang emas, kemudian membuat beberapa kesalahan naif,” katanya.

Komentar tersebut secara tidak langsung menjadi kritik bagi lini belakang Sassuolo yang dipimpin Jay Idzes. (asl)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:55
01:48
03:02
04:57
01:21
02:42

Viral