- Instagram @simongraysonofficial
Mengenal Simon Grayson, Asisten Pelatih Baru Timnas Indonesia yang Pernah Bawa Leeds United Promosi
tvOnenews.com - Tim kepelatihan Timnas Indonesia kini semakin lengkap setelah bergabungnya pelatih berpengalaman asal Inggris, Simon Grayson, sebagai asisten pelatih.
Kehadirannya akan membantu pelatih kepala John Herdman dalam mempersiapkan skuad Garuda menghadapi berbagai agenda internasional, termasuk FIFA Series 2026 yang akan berlangsung di Jakarta.
Kabar bergabungnya Grayson diumumkan langsung oleh sang pelatih melalui akun Instagram pribadinya pada Minggu (15/3/2026).
Ia mengaku antusias memulai pengalaman baru karena untuk pertama kalinya dalam karier panjangnya, ia akan bekerja di level tim nasional.
"Saya sangat senang bergabung dengan Timnas Indonesia sebagai asisten pelatih untuk pertandingan mendatang dalam kalender FIFA melawan Bulgara dan St Kitts n Nevis di Jakarta," kata Grayson di Instagram.
Ia juga menegaskan bahwa pengalaman ini menjadi tantangan baru setelah bertahun-tahun berkecimpung di sepak bola klub.
"Saya sangat menantikan untuk bekerja sama dengan John Herdman dan staf lainnya. Pengalaman baru ini sudah saya nantikan setelah sekian lama menangani tim-tim di Inggris. Terlibat di level tim nasional tentu akan meningkatkan kemampuan saya sebagai pelatih," ujar Grayson.
Perjalanan Karier
Sebelum dikenal sebagai pelatih, Simon Grayson lebih dulu membangun reputasi sebagai pemain profesional di Inggris.
Ia memulai kariernya bersama Leeds United pada akhir 1980-an.
Setelah empat musim di klub tersebut, Grayson melanjutkan kariernya ke Leicester City, klub yang kemudian menjadi tempatnya berkembang pesat sebagai bek tangguh.
Bersama Leicester, ia ikut membantu tim meraih dua kali promosi ke Premier League pada 1994 dan 1996.
Tak hanya itu, ia juga menjadi bagian dari skuad Leicester yang berhasil menjuarai EFL Cup pada 1997.
Sepanjang karier bermainnya, Grayson juga pernah memperkuat sejumlah klub Inggris lainnya seperti Aston Villa, Blackburn Rovers, Sheffield Wednesday, Bradford City, hingga Blackpool FC, yang menjadi klub terakhirnya sebelum pensiun pada 2006.
- Cork City
Setelah gantung sepatu, Grayson langsung memulai karier kepelatihannya.
Ia pertama kali menjadi pelatih di Blackpool sebelum kemudian meniti reputasi sebagai salah satu manajer berpengalaman di sepak bola Inggris.
Namanya dikenal sebagai pelatih yang piawai membawa tim promosi dari kasta ketiga ke kasta kedua sepak bola Inggris atau EFL Championship.
Sepanjang kariernya, empat klub berhasil dibawanya naik kasta, yakni:
Blackpool FC (2006/2007)
Leeds United (2009/2010)
Huddersfield Town (2011/2012)
Preston North End (2014/2015)
Saat menangani Leeds United pada periode 2008–2012, Grayson bahkan mencatatkan salah satu momen bersejarah klub ketika berhasil mengalahkan Manchester United di FA Cup di Stadion Old Trafford.
Selain itu, ia juga pernah melatih sejumlah klub Inggris lainnya seperti Sunderland AFC, Bradford City, Fleetwood Town, hingga Hartlepool United.
Pengalaman Grayson tidak hanya terbatas di Inggris. Ia juga sempat menjajal sepak bola Asia Selatan.
Pelatih berusia 56 tahun itu pernah menangani Bengaluru FC di India dan Lalitpur City FC di Nepal.
Bersama Bengaluru, ia berhasil mempersembahkan gelar Durand Cup 2022.
Sementara saat melatih Lalitpur City, ia sukses membawa klub tersebut menjadi juara Nepal Super League 2025.
Pengalaman internasional inilah yang membuat Grayson dianggap cocok membantu John Herdman dalam mengembangkan Timnas Indonesia.
Simon Grayson dijadwalkan langsung bekerja bersama Timnas Indonesia pada ajang FIFA Series 2026.
Turnamen tersebut juga akan diikuti oleh Timnas Bulgaria, Timnas Saint Kitts and Nevis, serta Timnas Kepulauan Solomon.
Dengan pengalaman panjang di sepak bola Inggris serta pengalaman melatih di Asia, kehadiran Grayson diharapkan dapat memberikan tambahan wawasan taktik dan pengalaman bagi skuad Garuda.
Bagi Timnas Indonesia yang tengah berusaha meningkatkan level permainan di panggung internasional, kehadiran pelatih dengan rekam jejak seperti Simon Grayson tentu bisa menjadi aset penting di balik layar.
(tsy)