- instagram timnas indonesia
Begini Perkiraan Formasi Timnas Indonesia Jika John Herdman Dengarkan Saran Asisten Pelatih Simon Grayson
Taktik Bawaan John Herdman
- Timnas Indonesia
Beda dari Simon Grayson, John Herdman justru mengandalkan formasi 3-4-2-1 atau 3-4-3. Fokusnya membangun serangan dari belakang disertai tempo yang cukup tinggi.
Sistemnya sering memprioritaskan bek sayap yang kuat dan tekanan langsung yang intens ke depan. Untuk stabilitas pertahanan, ia fleksibel dengan 4-4-2 atau 4-2-3-1.
Saat melatih Karanda, John Herdman datang dengan taktik 3-4-3 yang fokus menyerang. Namun di tengah laga, ia mengubahnya jadi 4-4-2 saat kondisi bertahan.
Namun dalam game play-nya, John Herdman kerap melibatkan gelandang kreatif yang menghubungkan pertahanan dan memberikan kebebasan berekspresi bagi bek sayap.
Prediksi Taktik Timnas Indonesia Jika John Herdman Pakai Saran Simon Grayson
- tvOnenews
Pada era dua pelatih sebelumnya, fokus taktik skuad Garuda hanyalah 3-4-3 atau 4-2-3-1. Hal ini tampak tidak jauh berbeda dengan filosofi seorang John Herdman.
John Herdman kemungkinan besar pakai 3-4-3 dalam laga debutnya di Timnas Indonesia. Taktik ini hampir mirip dengan sistem Simon Grayson yang pernah bawakan 3-5-2.
Dari sektor penjaga gawang, Emil Audero jadi pilihan utama yang dikawal oleh tiga bek kokoh yakni Jay Idzes, Rizky Ridho dan Justin Hubner. Elkan Baggott bisa masuk daftar.
Lalu untuk sayap kiri akan ditempati oleh Kevin Diks, sedangkan sektor kanan bergantian Calvin Verdonk dan Dean James tergantung kebutuhan.
Joey Pelupessy menyegel satu tempat di lini tengah, lalu sisanya diperebutkan oleh Marc Klok, Jordi Amat atau Eliano Reijnders yang lagi tampil oke di klubnya.
Winger kiri diisi oleh Ragnar Oratmangoen dan kanan Yakob Sayuri untuk membantu Ole Romeny yang fokus dalam urusan mencetak gol bagi Timnas Indonesia.
Namun, andai kata John Herdman pakai filosofi dua penyerang dari Simon Grayson, Ole Romeny tampaknya perlu tandem. Ragnar Oratmangoen bisa digeser ke depan.
Atau jika perlu striker murni, maka Ramadhan Sananta, Mauro Zijlstra atau dua pemain muda seperti Adrian Wibowo hingga Hokky Caraka layak diberi kesempatan.