- tvOnenews.com - Ilham Giovanni
Bertubi-tubi Timnas Indonesia Dihantam Kabar Buruk Jelang Debut John Herdman! Sanksi FIFA hingga Polemik Paspor Pemain Diaspora Skuad Garuda
Jakarta, tvOnenews.com - Bertubi-tubi kabar kurang sedap menghampiri Timnas Indonesia jelang laga debut John Herdman sebagai pelatih anyar. Mulai dari sanksi FIFA hingga polemik administrasi pemain diaspora, semuanya datang di saat yang kurang tepat bagi skuad Garuda.
Timnas Indonesia dijadwalkan melakoni laga krusial di ajang FIFA Series 2026 pada Jumat (27/03/2026) malam WIB. Pertandingan ini akan menjadi momen perdana bagi Herdman setelah resmi menggantikan Patrick Kluivert di kursi pelatih.
Menjelang duel melawan Saint Kitts and Nevis di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Herdman menaruh perhatian besar pada ancaman serangan balik lawan. Ia menilai tim tamu memiliki kecepatan dan kekuatan fisik yang bisa merepotkan lini pertahanan jika lengah sedikit saja.
Pelatih asal Kanada itu datang dengan ambisi membangun identitas baru permainan Timnas Indonesia. Ia juga berharap dukungan penuh suporter bisa menjadi dorongan moral bagi para pemain di laga penting tersebut.
Tekanan untuk meraih kemenangan pun terasa begitu besar di pundaknya. Herdman dituntut segera membuktikan kualitas racikan taktiknya demi mengembalikan kepercayaan publik yang sempat goyah.
Namun di tengah harapan itu, serangkaian kabar buruk justru datang silih berganti menghantam persiapan tim. Berikut deretan masalah yang membayangi skuad Garuda jelang pertandingan penting tersebut.
Sanksi FIFA untuk Duo Pemain Kunci
Thom Haye dan Shayne Pattynama harus menerima hukuman berat dari FIFA. Keduanya dijatuhi larangan bermain empat pertandingan serta denda administratif sebesar 5.000 Swiss Franc akibat protes keras kepada wasit Ma Ning.
- AFC
Insiden tersebut terjadi pada Oktober lalu dan berbuntut panjang hingga saat ini. Absennya dua pemain penting ini jelas menjadi pukulan telak bagi kekuatan tim di lapangan.
Denda Miliaran Rupiah untuk PSSI
PSSI juga tidak luput dari sanksi FIFA akibat ulah oknum suporter dalam laga sebelumnya melawan Irak. Federasi diwajibkan membayar denda sebesar 50.000 Swiss Franc atau sekitar satu miliar rupiah.
Hukuman ini dijatuhkan setelah terjadi aksi pelemparan benda ke lapangan oleh penonton. Situasi tersebut tentu menjadi catatan serius bagi pengelolaan pertandingan ke depan.