- Kita Garuda
Andritany Ungkap Rahasia Timnas Indonesia Bisa Lebih "Cair" Saat Tundukkan Saint Kitts and Nevis
tvOnenews.com - Timnas Indonesia tampil dominan saat menundukkan Saint Kitts and Nevis di FIFA Series 2026, laga yang sekaligus menjadi debut manis John Herdman sebagai pelatih.
Skuad Garuda unggul dua gol di babak pertama lewat brace Beckham Putra Nugraha, sebelum keunggulan diperbesar oleh Ole Romeny dan Mauro Zijlstra di babak kedua.
Kemenangan ini memastikan langkah Timnas Indonesia ke partai final, menghadapi Timnas Bulgaria pada Senin (30/3/2026) malam.
Kiper Persija Jakarta, Andritany Ardhiyasa, yang pernah menjadi bagian dari skuad Timnas Indonesia di berbagai turnamen internasional, menyoroti performa skuad Garuda.
- kitagaruda.id
Menurutnya, tim bermain lebih enjoy karena mampu menemukan ritme permainan setelah tekanan awal.
“Karena sudah unggul, karena kan 5 sampai 10 menit awal ketekan, ketekan itu kan berarti kita mencari ritme, di mana ritme permainan kita, setelah kita bisa keluar dari situ, apalagi bisa bikin gol, dua gol, tiga gol, akhirnya bisa enjoy, bisa menikmati permainan,” ujar Andritany, dikutip dari kanal Youtube VINDES.
Ia menambahkan, bermain di kandang membuat tim lebih lepas. “Sejujurnya pertandingan yang paling berat itu adalah 10 sampai 15 menit awal,” jelasnya.
Pernyataan Andritany juga didukung komika Oky Rengga, mantan kiper PSMS Medan, yang menilai fase awal dan akhir laga merupakan masa kritis.
“Itu aja masa kritis main bola, 15 menit awal dan 15 menit akhir, nah sisanya itu kita sudah ketemu ritme mainnya,” kata Oky.
Komentar ini menegaskan bahwa keberhasilan Timnas Indonesia menampilkan permainan lebih cair dan efektif tidak lepas dari pengaturan ritme serta keuntungan bermain di kandang.