- Tim tvOne/Ilham Giovani
John Herdman Tahan Emosi Usai Kalah Lawan Bulgaria, Fokus Evaluasi dan Bangun Kekuatan Timnas Indonesia
Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, memilih menahan emosi usai pertandingan melawan Bulgaria 0-1 pada Final FIFA Series 2026.
Dia menegaskan bakal fokus melakukan evaluasi secara menyeluruh dalam beberapa hari ke depan.
Dalam wawancara usai laga, Herdman mengakui dirinya masih diliputi emosi karena keinginan besar untuk meraih kemenangan dan mencetak sejarah bersama Timnas Indonesia.
“Saya masih sangat emosional. Saya ingin menang dan membuat sejarah untuk Timnas Indonesia,” ujar Herdman dilansir Selasa (31/3/2026).
Meski demikian, dia mengaku memiliki prinsip untuk tidak langsung mengambil banyak keputusan saat emosi masih memuncak.
“Saya punya teori, saat emosi jangan membahas terlalu banyak. Jadi saya akan mundur selangkah dulu, dan mulai besok kami akan review pertandingan dengan kepala dingin,” jelasnya.
Herdman menegaskan bahwa dalam proses evaluasi nanti, ia tidak hanya akan melihat kelemahan tim, tetapi juga fokus pada kekuatan yang sudah ditunjukkan para pemain.
“Saya ingin melihat apa saja yang sudah dilakukan dengan baik, dan membangun dari situ,” tambahnya.
Salah satu hal positif yang disorot Herdman adalah kemampuan adaptasi tim dalam waktu singkat. Ia menyebut Timnas Indonesia berpotensi menjadi salah satu tim paling fleksibel di Asia jika terus berkembang.
“Tim ini bisa berpindah sistem pertahanan dalam dua hari. Itu bisa membuat Indonesia jadi salah satu tim paling adaptif di AFC,” ungkapnya.
Namun, ia juga mengakui adanya kendala besar terkait waktu persiapan yang sangat terbatas. Beberapa pemain bahkan baru bergabung beberapa hari sebelum pertandingan.
“Ada pemain yang datang Selasa, ada yang Rabu. Tapi dalam dua hari, mereka bekerja sangat keras,” kata Herdman.
Ia mengapresiasi dedikasi para pemain yang tetap menjalani sesi tambahan, mulai dari pertemuan taktik hingga latihan ekstra tanpa keluhan.
“Mereka melakukan meeting tambahan, latihan tambahan, dan tidak ada satu pun yang mengeluh. Saya sangat bangga dengan effort mereka,” tegasnya.
Ke depan, Herdman berharap memiliki waktu persiapan yang lebih panjang, terutama pada agenda internasional berikutnya di bulan Juni.