- Kitagaruda.id
Andai Era John Herdman Dimulai Usai Shin Tae-yong, Peluang Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026 Terbuka Lebar
- Instagram @timnasindonesia
Pada era Shin Tae-yong, fondasi tim sebenarnya sudah mulai terbentuk, terutama dalam hal disiplin, fisik, dan mental bertanding.
Namun, gaya bermain yang cenderung direct dan mengandalkan transisi cepat masih memiliki keterbatasan dalam menghadapi tim-tim dengan organisasi permainan yang lebih rapi.
Sementara itu, pendekatan Patrick Kluivert yang mengedepankan penguasaan bola juga membutuhkan waktu adaptasi yang tidak singkat.
Perpaduan antara filosofi tersebut belum sepenuhnya matang ketika Indonesia harus menghadapi laga-laga krusial di kualifikasi.
Di sisi lain, gaya John Herdman yang fleksibel dan berbasis taktik detail tampak lebih sesuai dengan kebutuhan tim saat ini.
Ia mampu memaksimalkan potensi pemain, terutama mereka yang berkarier di Eropa, dengan pendekatan yang lebih modern dan adaptif.
Kombinasi antara fondasi kuat dari era Shin Tae-yong dan sentuhan taktik modern dari John Herdman seharusnya bisa menjadi formula ideal jika diterapkan lebih awal.
Hal inilah yang memunculkan asumsi bahwa peluang Indonesia untuk melangkah lebih jauh di Kualifikasi Piala Dunia bisa saja terbuka.
Terlepas dari spekulasi tersebut, Aleksandar Dimitrov juga menilai bahwa Timnas Indonesia memiliki masa depan yang sangat cerah.
Ia bahkan menyampaikan harapannya agar Indonesia mampu tampil lebih baik di ajang internasional berikutnya, termasuk Piala Asia dan kualifikasi Piala Dunia mendatang.
“Saya pikir kalian memiliki tim yang sangat baik dengan masa depan cerah. Saya mendoakan yang terbaik untuk kalian,” ucapnya.
Kekalahan dari Bulgaria di final FIFA Series 2026 melalui gol penalti Marin Petkov memang terasa menyakitkan.
Namun, performa yang ditunjukkan Timnas Indonesia justru memberikan optimisme baru.
Dengan arah permainan yang kini semakin jelas di bawah asuhan John Herdman, peluang Timnas Indonesia untuk menciptakan sejarah di masa depan tetap terbuka lebar. (adk)