- ANTARA
Timnas Indonesia Terpopuler: Vietnam Ketar-ketir, Lawan Garuda di FIFA Matchday, hingga Nasib Dean James
tvOnenews.com - Dinamika Timnas Indonesia kembali menyita perhatian publik, baik di dalam maupun luar negeri.
Isu yang berkembang kali ini tak hanya soal performa di lapangan, tetapi juga menyangkut lawan potensial hingga persoalan administrasi pemain.
Menariknya, media Vietnam bahkan mulai menunjukkan kekhawatiran sebelum turnamen besar digelar.
Di sisi lain, spekulasi calon lawan di FIFA Matchday juga memancing rasa penasaran.
Sementara itu, kabar terbaru dari Belanda menambah daftar panjang polemik yang melibatkan pemain diaspora.
1. Media Vietnam Ketakutan Satu Grup dengan Timnas Indonesia di Piala Asia 2027
Jelang Piala Asia 2027, bayang-bayang “grup neraka” mulai menghantui Vietnam.
Media setempat bahkan secara terbuka membahas kemungkinan terburuk, termasuk satu grup dengan Timnas Indonesia.
Turnamen yang akan digelar di Arab Saudi ini akan diikuti 24 tim, dengan pembagian pot berdasarkan ranking FIFA.
ndonesia berada di Pot 4, sementara Vietnam di Pot 3.
Kondisi ini membuka peluang pertemuan dengan tim-tim kuat sejak fase grup.
Media Vietnam, Tien Phong, menyoroti skenario berat jika tim mereka harus menghadapi raksasa seperti Jepang atau Qatar, ditambah Indonesia sebagai kuda hitam.
Menariknya, mereka juga mengakui bahwa kekuatan Timnas Indonesia tidak tercermin dari peringkat FIFA saat ini.
Dengan banyaknya pemain abroad, skuad Garuda dinilai bisa tampil jauh lebih berbahaya dibandingkan sebelumnya.
2. Bung Ropan Curiga Lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni
Menjelang FIFA Matchday Juni 2026, teka-teki soal lawan Timnas Indonesia masih belum terjawab.
PSSI disebut masih mencari tim yang tepat untuk dihadapi skuad asuhan John Herdman.
Pengamat sepak bola Bung Ropan pun mulai berspekulasi. Ia menilai kecil kemungkinan Indonesia akan menghadapi tim Asia Tenggara, mengingat padatnya agenda regional seperti AFF dan FIFA ASEAN Cup.
Sebaliknya, ia mencurigai lawan akan berasal dari Timur Tengah.
Beberapa negara seperti Oman, Uni Emirat Arab, dan Kuwait dinilai cocok karena memiliki karakter permainan yang kerap menyulitkan Indonesia.
Selain itu, alternatif lain juga datang dari Asia, seperti China, Hong Kong, hingga India.