- Kitagaruda.id
Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027
tvOnenews.com - Persaingan sepak bola Asia Tenggara tak pernah kehilangan panasnya. Tiga kekuatan utama, yakni Timnas Indonesia, Timnas Thailand, dan Timnas Vietnam, masih menjadi poros rivalitas yang menentukan arah peta kekuatan kawasan.
Jika mengacu pada ranking FIFA terbaru, Thailand masih memimpin di kawasan dengan posisi ke-93 dunia.
Vietnam menyusul di bawahnya, sementara Indonesia berada di peringkat ke-122 dunia. Namun, angka-angka tersebut tak sepenuhnya mencerminkan kekuatan di lapangan.
Agen pemain sekaligus pengamat sepak bola asal Slovenia, Jernej Kamensek, menilai skuad Garuda justru memiliki keunggulan tersendiri dibanding dua rivalnya, dengan satu catatan penting.
- Kitagaruda.id
"Saya tidak bisa membuat perbandingan spesifik karena saya belum banyak mengikuti pertandingan Indonesia dan Thailand belakangan ini."
"Namun, di antara ketiga tim ini (termasuk Vietnam), saya rasa Indonesia memiliki sedikit keunggulan jika menurunkan skuad penuh," kata Kamensek.
Penilaian tersebut bukan tanpa alasan. Dalam beberapa tahun terakhir, Indonesia mengalami peningkatan signifikan, terutama sejak masuknya banyak pemain diaspora yang merumput di Eropa.
Kombinasi pemain lokal dan naturalisasi memberi dimensi baru dalam permainan, baik dari segi fisik, taktik, maupun mentalitas.
Namun di balik potensi besar itu, tersimpan persoalan klasik yang belum sepenuhnya teratasi, ketersediaan pemain terbaik.
Turnamen seperti Piala AFF tidak masuk dalam kalender resmi FIFA. Artinya, klub-klub Eropa tidak memiliki kewajiban melepas pemainnya.
Situasi ini membuat Indonesia kerap tampil tidak dengan kekuatan penuh, berbeda dengan laga-laga resmi FIFA Matchday.
"Masalahnya adalah beberapa tim, seperti Indonesia, kesulitan untuk menyusun susunan pemain terkuat mereka untuk turnamen Asia Tenggara seperti Piala AFF," kata Kamensek.
"Saya percaya bahwa untuk tim-tim di luar 80 besar peringkat FIFA (termasuk Vietnam, Thailand, dan Indonesia), sulit untuk membicarakan perkembangan yang stabil atau kualitas yang baik," tambahnya.
Ke depan, tantangan yang lebih besar sudah menanti. Indonesia bersama Thailand, Vietnam, dan Timnas Singapura akan mewakili Asia Tenggara di Piala Asia 2027 yang digelar di Arab Saudi.
Turnamen ini akan diikuti 24 tim, termasuk negara-negara kuat Asia seperti Timnas Jepang, Timnas Iran, dan Timnas Uzbekistan, yang juga menjadi peserta Piala Dunia 2026.
Kamensek pun realistis melihat peluang tim Asia Tenggara di level tersebut.
"Sepak bola adalah sebuah permainan. Jadi, kejutan selalu bisa terjadi," kata Kamensek.
"Tapi seperti yang saya katakan, saya tidak melihat tim mana pun di Asia Tenggara yang dapat bersaing dengan Jepang, Iran, Uzbekistan, atau tim-tim lain dengan level yang sama."
"Tim-tim yang disebutkan di atas semuanya termasuk tim-tim papan atas di Asia dan telah membangun sistem pelatihan sepak bola usia muda mereka selama bertahun-tahun. Jadi, mari kita tunggu dan lihat," ucapnya.
Mengacu pada peringkat FIFA saat ini, Indonesia hampir pasti masuk Pot 4 dalam undian fase grup.
Artinya, skuad Garuda berpotensi langsung menghadapi dua tim kuat dari Pot 1 dan Pot 2, situasi yang akan menguji sejauh mana perkembangan mereka dalam beberapa tahun terakhir.
Meski demikian, harapan tetap terbuka. Reformasi sistem pembinaan, peningkatan kualitas liga domestik, serta keberlanjutan program naturalisasi bisa menjadi fondasi penting untuk memperkecil jarak dengan raksasa Asia.
Indonesia mungkin sudah selangkah lebih unggul di Asia Tenggara.
Namun untuk berbicara di level Asia, perjuangan sesungguhnya baru saja dimulai.
(tsy)