- instagram Tim Geypens
Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Ingin Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Terdampak Polemik Paspor, Blak-blakan Menyesal Gara-gara Ini
Jakarta, tvOnenews.com - Pemain naturalisasi Timnas Indonesia, Tim Geypens membuat pernyataan yang cukup mengejutkan. Ia menyebut akan kembali menjadi Warga Negara Belanda setelah terkena dampak polemik paspor.
Semuanya bermula ketika Geypens menjalani proses naturalisasi menjadi warga negara Indonesia tahun lalu. Ia didekati di sebuah turnamen Eropa di Prancis dengan tawaran yang tampak menggiurkan yakni kesempatan membela Merah Putih di pentas internasional.
Tanpa banyak berpikir panjang, ia menyambut tawaran itu dengan tangan terbuka. Yang tidak ia sadari, proses naturalisasi tersebut secara otomatis mencabut status kewarganegaraan Belandanya sesuai hukum yang berlaku.
Tidak ada satu pun pihak yang dengan tegas menjelaskan konsekuensi fatal itu kepadanya sebelum ia menandatangani apapun.
- fcemmen.nl
"Tidak, hilangnya kewarganegaraan Belanda saya dengan pilihan itu tidak pernah dibahas pada saat itu," ungkap Geypens dikutip dari ESPN NL, Sabtu (11/4/2026).
Skandal 'passportgate' pun meledak dan menghantam Geypens lebih keras dari siapapun. Ia resmi dinonaktifkan oleh klubnya, FC Emmen akibat persoalan legalitas kewarganegaraan ini.
Sejak 24 Maret, tepat di hari pertandingan melawan Cambuur, ia tiba-tiba dilarang menginjakkan kaki di lapangan maupun mengikuti sesi latihan. Hampir dua minggu berlalu dalam kesunyian yang menyiksa.
Geypens hanya bisa menonton rekan-rekannya berlatih dari kejauhan, tanpa kepastian kapan atau apakah ia bisa kembali.
- FC Emmen
"Itu bukan minggu-minggu yang menyenangkan. Saya memiliki banyak pertanyaan dan sedikit jawaban," tuturnya,
Yang membuatnya semakin bingung adalah kenyataan bahwa sistem digital Belanda sama sekali tidak mencerminkan perubahan statusnya. Akun DigiD-nya masih aktif, semua akses berjalan normal, seolah tidak ada yang berubah. Ternyata, dua pemerintahan tidak saling berbagi informasi satu sama lain.
"Rupanya, pihak berwenang juga tidak saling berkomunikasi," ucap Geypens,
Kabar baik akhirnya tiba pada Rabu malam lewat telepon dari pengacaranya. Izin kerja resmi pun dikantongi keesokan harinya, dan Geypens mengaku merasakan perbedaan yang luar biasa saat membuka mata keesokan paginya.
"Saya bangun pagi ini dengan lebih ceria karena saya kembali menjadi pemain sepak bola dan diizinkan kembali ke klub," katanya.
- FC Emmen
Kini Geypens telah memiliki izin tinggal hingga 2031 dengan opsi perpanjangan, sebuah tambatan sementara yang memberikan napas bagi kariernya. Namun bagi Geypens, angka tahun itu bukan garis finish melainkan sekadar titik istirahat dalam perjalanan panjang menuju tujuan sejatinya.
"Pada akhirnya, saya ingin mendapatkan kembali kewarganegaraan Belanda saya, tetapi untuk saat ini, ini sudah cukup," tegasnya,
Ia tidak menyalahkan pihak manapun secara terbuka, meski situasinya jelas jauh dari sederhana. Geypens justru berbalik menyalahkan dirinya sendiri dengan cara yang menyentuh hati.
"Saya seharusnya menelitinya lebih cermat, membacanya lebih teliti, dan memikirkannya. Dan saya rasa saya tidak cukup melakukan itu," akunya,
Geypens juga menaruh harapan pada kemungkinan perubahan regulasi di Indonesia soal paspor ganda, sebuah celah yang bila terbuka, bisa menjadi jalan pintas menuju impiannya. Sementara di Belanda sendiri, perbincangan soal pembaruan undang-undang kewarganegaraan pun mulai bergulir, meski belum ada kepastian konkret yang bisa ia pegang hari ini.
Pada Jumat malam, Geypens kembali masuk skuad Emmen menghadapi RKC Waalwijk, meski harus menelan pil pahit kekalahan 5-0. Baginya, kekalahan itu terasa kecil dibanding kesakitan dua pekan terakhir.
"Dalam beberapa minggu terakhir, saya menjadi pusat perhatian di mana-mana dan semua orang menulis berbagai macam hal tentang saya. Saya senang bisa membalikkan peran tersebut," pungkasnya. (fan)