- VVV Venlo
Hobi Cetak Gol di Liga Belanda, Pemain Keturunan Dean Zandbergen Bisa Disiapkan Jadi Solusi Mandulnya Lini Depan Timnas Indonesia
Jakarta, tvOnenews.com - Pemain keturunan Indonesia, Dea Zandbergen bisa menjadi solusi bagi mandulnya lini depan Timnas Indonesia. John Herdman dapat mempertimbangkannya untuk bergabung dengan Timnas Indonesia.
Krisis di posisi penyerang tengah bahkan sudah terjadi sejak era pelatih Timnas Indonesia sebelumnya, Patrick Kluivert dan Shin Tae-yong. Hingga kini, persoalan tersebut belum sepenuhnya teratasi meski tim kini berada di bawah arahan pelatih anyar, John Herdman.
Opsi menaturalisasi pemain keturunan pun masih menjadi solusi bagi PSSI. Kali ini, ada nama pemain keturunan yang tengah menjadi sorotan setelah hobinya dalam mencetak gol.
Adalah Dean Zandbergen, striker muda kelahiran Zoetermeer, Belanda. Saat ini, Dean Zandbergen tengah tampil impresif bersama VVV-Venlo di kompetisi kasta kedua Belanda.Dilansir dari laman Haaglanden Voetbal, Dean Zandbergen disebut memiliki darah Indonesia dari garis keturunan kakek dari pihak ibu. Hal ini membuatnya berpeluang untuk dinaturalisasi dan memperkuat Timnas Indonesia dalam waktu dekat.
Di sisi lain, kebutuhan akan striker murni semakin mendesak. Saat ini, Ole Romeny yang juga berdarah Indonesia dan bermain untuk Oxford United, sebenarnya menjadi opsi di lini depan.
Namun Ole Romeny lebih nyaman bermain sebagai second striker atau di belakang penyerang utama.
Hal ini membuat federasi harus mencari sosok nomor sembilan yang benar-benar tajam di kotak penalti dan mampu menjadi finisher utama.
“PSSI menyadari adanya masalah di posisi nomor sembilan dan tengah mencari solusi dengan menambah opsi pemain depan,” demikian laporan yang berkembang.
Namun, Dean Zandbergen bukan satu-satunya kandidat. Persaingan juga datang dari pemain lain, salah satunya Luke Vickery yang bermain di klub Australia, Macarthur FC.
Dengan jadwal internasional yang sudah menanti, termasuk laga penting seperti Piala AFF serta agenda besar di Piala Asia 2027, PSSI dituntut bergerak cepat untuk menyelesaikan proses naturalisasi jika ingin memperkuat lini serang Timnas Indonesia.