- pssi
Jurnalis ESPN Ungkap Skenario FIFA Jika Iran Mundur dari Piala Dunia 2026, Cek Fakta Timnas Indonesia
tvOnenews.com - FIFA disebut tengah menyiapkan skenario darurat berupa babak play off antar konfederasi untuk Piala Dunia 2026.
Langkah ini muncul sebagai antisipasi jika Iran benar-benar mengundurkan diri dari turnamen akibat konflik politik yang belum mereda.
Isu ini semakin menguat setelah laporan dari jurnalis ESPN, Luiz Carlos Largo, yang menyebut sejumlah negara masih memiliki peluang tampil melalui jalur tambahan tersebut.
Situasi ini membuka kemungkinan dramatis bagi tim-tim yang sebelumnya gagal di kualifikasi, termasuk dari kawasan Asia dan Eropa.
Di tengah ketidakpastian, perhatian publik juga tertuju pada potensi perubahan besar dalam peta persaingan Piala Dunia.
Jika skenario ini benar terjadi, maka untuk pertama kalinya dalam sejarah modern, slot peserta bisa ditentukan melalui mekanisme play off lintas konfederasi sebagai solusi darurat.
Luiz Carlos Largo Ungkap Peluang Tim Eropa dan Asia
Informasi mengenai rencana FIFA ini semakin ramai setelah Luiz Carlos Largo membagikan pernyataan melalui akun media sosialnya.
Ia menyebut bahwa tim-tim seperti Italia masih memiliki peluang untuk kembali ke panggung Piala Dunia.
“Tim Nasional Sepak Bola Italia masih berpeluang mendapatkan satu kesempatan terakhir untuk tampil di Piala Dunia FIFA 2026,” ungkap Luiz Carlos Largo.
- REUTERS/Matteo Ciambelli
Dalam skenario tersebut, dua tim dari zona UEFA dan dua tim dari zona Asia akan dipertemukan dalam babak play off tambahan. Dari Eropa, beberapa nama seperti Italia, Kosovo, Polandia, hingga Denmark masuk dalam radar.
Sementara itu, dari Asia, Uni Emirat Arab (UEA), Oman, dan Indonesia disebut sebagai kandidat yang berpotensi mengisi slot jika Iran benar-benar mundur.
Wacana play off ini tidak lepas dari situasi yang melibatkan Iran. Tim berjuluk Team Melli tersebut dilaporkan mengajukan permintaan agar seluruh pertandingan mereka dipindahkan dari Amerika Serikat ke negara lain seperti Meksiko atau Kanada.
Menteri Olahraga Iran, Ahmad Donyamali, menegaskan bahwa keikutsertaan timnya sangat bergantung pada keputusan tersebut.
Ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah menjadi faktor utama yang memicu ketidakpastian ini.
FIFA pun dikabarkan menyiapkan berbagai skenario, termasuk opsi play off antar konfederasi, sebagai langkah antisipatif.
Meski demikian, hingga kini belum ada keputusan resmi terkait perubahan format atau relokasi pertandingan.
Sebagai perbandingan, dalam turnamen besar seperti UEFA Euro, skenario play off sering digunakan untuk menentukan slot terakhir.
Namun, penerapan mekanisme serupa di Piala Dunia lintas konfederasi akan menjadi langkah yang relatif baru dan jarang terjadi.
Cek Fakta Peluang Indonesia
Rumor masuknya Timnas Indonesia dalam bursa kandidat play off menjadi sorotan tersendiri. Meski peluang tersebut masih bersifat spekulatif, performa di babak kualifikasi menjadi salah satu pertimbangan utama.
- X @timnasindonesia
Berdasarkan data yang ada, Oman memiliki keunggulan dibandingkan Indonesia dengan raihan satu poin dari dua pertandingan di putaran keempat kualifikasi zona Asia.
Sementara itu, Indonesia belum berhasil mengumpulkan poin dari jumlah laga yang sama.
Hal ini menunjukkan bahwa persaingan untuk memperebutkan slot play off tidak akan mudah. Selain faktor performa, pengalaman dan konsistensi tim juga menjadi penentu utama.
Di negara maju seperti Amerika Serikat, sistem play off lintas wilayah sudah lama diterapkan dalam olahraga lain seperti Major League Soccer (MLS) untuk menentukan tim terbaik.
Pendekatan serupa dalam sepak bola internasional bisa menjadi solusi fleksibel dalam situasi darurat.
Meski berbagai skenario telah disiapkan, FIFA menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada keputusan resmi terkait nasib Iran maupun penyelenggaraan play off tambahan.
Presiden FIFA bahkan menyatakan bahwa turnamen tetap akan berlangsung sesuai jadwal di Amerika Serikat.
Di sisi lain, kabar yang menyebut Indonesia akan langsung menggantikan Iran telah dipastikan sebagai informasi yang tidak benar.
Semua kemungkinan masih bergantung pada keputusan resmi FIFA yang diperkirakan akan diumumkan sebelum akhir April 2026.
Situasi ini menjadi pengingat bahwa sepak bola tidak pernah lepas dari dinamika global. Di balik kompetisi, ada faktor politik, regulasi, hingga strategi darurat yang bisa mengubah arah turnamen secara drastis. (udn)