news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto.
Sumber :
  • AFF

​​​​​​​Kurniawan Dwi Yulianto Pasang Badan Usai Kekalahan dari Malaysia, Peluang Timnas Indonesia U-17 Masih Terbuka?

Hasil pahit harus diterima Timnas Indonesia U-17 pada laga kedua Grup A ASEAN Championship U-17 2026. Menghadapi rival abadi Malaysia di Stadion Gelora Joko ...
Jumat, 17 April 2026 - 23:34 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com – Hasil pahit harus diterima Timnas Indonesia U-17 pada laga kedua Grup A ASEAN Championship U-17 2026.

Menghadapi rival abadi Malaysia di Stadion Gelora Joko Samudro, Kamis (16/4/2026), skuad berjuluk Garuda Asia ini dipaksa menyerah dengan skor tipis 0-1.

Gol tunggal kemenangan Harimau Muda dicetak oleh Muhammad Fareez Danial pada menit ke-33 memanfaatkan situasi sepak pojok.

Kekalahan ini tidak hanya menyesakkan dada, tetapi juga membuat posisi Indonesia untuk lolos ke babak semifinal menjadi terancam.

Timnas Indonesia U-17
Sumber :
  • Kitagaruda.id

Dominasi Tanpa Gol dan Evaluasi Total

Sepanjang pertandingan, anak asuh Kurniawan Dwi Yulianto sebenarnya tampil sangat dominan dan mengurung pertahanan Malaysia.

Sederet peluang emas berhasil diciptakan, namun buruknya penyelesaian akhir membuat tak ada satu pun bola yang bersarang di gawang lawan.

Usai laga, sosok yang akrab disapa "Si Kurus" ini langsung melayangkan permohonan maaf kepada publik sepak bola tanah air.

Ia menyoroti hilangnya konsentrasi pemain di lini belakang sebagai biang keladi kekalahan.

"Pertama, saya pribadi mohon maaf dengan hasil yang tidak memuaskan ini. Kita harus fokus selama 90 menit karena tadi ada kesalahan dari kita (saat bola mati) sehingga membuahkan gol untuk lawan. Ini pelajaran mahal," ujar Kurniawan dalam sesi konferensi pers.

Pasang Badan dan Lindungi Mental Pemain

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto
Sumber :
  • ANTARA/Rizal Hanafi

Sebagai pelatih, Kurniawan menunjukkan sikap ksatria dengan mengambil tanggung jawab penuh atas hasil minor ini.

Ia meminta masyarakat untuk tetap memberikan dukungan positif dan tidak menghujat para pemain yang rata-rata masih berusia di bawah 17 tahun.

"Saya mohon kita tetap support adik-adik kita ini. Saya tidak mau kekalahan ini akhirnya menjatuhkan mental mereka karena usia tumbuh kembang mereka masih sensitif. Kalaupun ada apa-apa, saya yang akan bertanggung jawab sepenuhnya," tegas alumnus program Primavera tersebut.

Bagi Kurniawan, proses perkembangan para pemain muda ini jauh lebih penting daripada hasil sesaat, meski ia tetap menargetkan evaluasi total di sektor penyelesaian akhir.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:49
01:11
00:57
01:39
01:00
01:34

Viral