- PSSI
Kabar Zico Soree, Striker Keturunan Mojokerto di Eropa yang Pernah Berseragam Timnas Indonesia Era STY: Kini Jadi Mesin Gol Kasta 4 Belanda
Jakarta, tvOnenews.com - Kabar terbaru datang dari Zico Soree, penyerang keturunan Mojokerto yang kini menjelma menjadi mesin gol tajam di kasta keempat Liga Belanda. Tampil bersama DVS '33 Ermelo, ia perlahan mencuri perhatian di kompetisi amatir Eropa.
Seperti diketahui, nama Zico Soree sempat menjadi sorotan publik Indonesia beberapa tahun lalu. Ia memiliki garis keturunan kuat dari sang kakek yang berasal dari Mojokerto, Jawa Timur.
Momen penting dalam kariernya terjadi saat dipanggil Shin Tae-yong. Ia mengikuti pemusatan latihan Timnas Indonesia U-20 di Spanyol pada akhir 2022.
Pemanggilan itu menjadi bagian dari persiapan menuju Piala Dunia U-20 2023. Saat itu, Soree masuk dalam daftar calon pemain naturalisasi bersama sejumlah nama potensial lainnya.
Ia bahkan sempat merasakan atmosfer pertandingan saat tampil dalam laga uji coba melawan Slovakia. Dalam kesempatan tersebut, Soree bermain selama 76 menit sejak awal laga.
Penampilannya kala itu menunjukkan kerja keras dan determinasi tinggi di lapangan. Namun, perjalanannya bersama Timnas Indonesia tidak berlanjut sesuai harapan.
Shin Tae-yong akhirnya memutuskan untuk tidak melanjutkan proses naturalisasinya. Keputusan tersebut diambil karena Soree dinilai belum memenuhi kebutuhan teknis tim saat itu.
- pssi
Setelah fase tersebut, Soree kembali fokus membangun karier di Belanda. Ia sempat bergabung dengan tim U-21 Willem II untuk mengasah kemampuannya.
Perjalanan itu tidak selalu mudah, tetapi ia terus berusaha menjaga konsistensi. Ambisinya untuk menembus level profesional tetap menjadi motivasi utama.
Kini, di usia 23 tahun, Soree menemukan perannya bersama DVS '33 Ermelo. Ia tampil sebagai ujung tombak yang produktif di kompetisi Derde Divisie A.
Berdasarkan data Transfermarkt, ia telah mencetak 22 gol dan menyumbang empat assist. Catatan tersebut diraih dari total 61 pertandingan sejak musim 2024/2025.
Produktivitas tersebut membuatnya menjadi andalan utama di lini depan tim. Insting golnya yang tajam menjadikannya ancaman serius bagi pertahanan lawan.
Meski bermain di kasta keempat, semangatnya tidak pernah surut. Ia tetap menunjukkan profesionalisme dan kerja keras di setiap pertandingan.
Perjalanan kariernya juga menjadi bukti bahwa kegagalan bukan akhir segalanya. Soree mampu bangkit dan menemukan jalannya sendiri di kompetisi Eropa.
- DVS '33
Dengan usia yang masih relatif muda, peluang untuk berkembang masih terbuka lebar. Konsistensi akan menjadi kunci jika ia ingin naik ke level yang lebih tinggi.
Performa impresifnya pun membuka peluang untuk kembali menarik perhatian klub-klub besar. Bahkan, peluang dilirik kembali oleh Timnas Indonesia tetap terbuka jika ia mampu menjaga performa.
(sub)