news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Reaksi Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman di Sesi Konferensi Pers Usai Hadapi Saint Kitts and Nevis.
Sumber :
  • tvOnenews/Ilham Giovani Pratama

Media Vietnam Lancarkan Perang Urat Saraf ke Timnas Indonesia, Sindir John Herdman Tak Bisa Kalahkan The Golden Star di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai melancarkan perang urat saraf kepada Timnas Indonesia jelang Piala AFF 2026 Juli nanti. Kali ini, pelatih John Herdman, menjadi sasaran.
Senin, 25 Mei 2026 - 16:25 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Media Vietnam mulai melancarkan perang urat saraf kepada Timnas Indonesia jelang bergulirnya Piala AFF 2026 pada Juli mendatang. Kali ini, pelatih skuad Garuda, John Herdman, menjadi sasaran sorotan tajam.

Piala AFF 2026 memang masih beberapa pekan lagi dimulai. Namun, tensi persaingan antarnegara Asia Tenggara sudah mulai terasa memanas sejak fase persiapan.

Timnas Indonesia tergabung di Grup A bersama Vietnam, Singapura, Kamboja, serta pemenang laga kualifikasi antara Brunei Darussalam dan Timor Leste. Persaingan di grup tersebut diprediksi berlangsung ketat karena dihuni sejumlah tim dengan rivalitas panjang di kawasan Asia Tenggara.

John Herdman saat ini tengah mempersiapkan skuad Garuda dengan memantau sejumlah pemain lokal melalui agenda FIFA Matchday Juni. Pelatih asal Inggris itu juga disebut menjadikan turnamen ini sebagai bagian penting dari persiapan menuju Piala Asia 2027.

Dalam keterangannya di Stadion Madya Gelora Bung Karno pada Jumat (22/5/2026), Herdman memilih berbicara realistis terkait target timnya. Ia menegaskan bahwa fokus utama Timnas Indonesia saat ini adalah menjalani setiap pertandingan secara bertahap tanpa terlalu banyak membahas peluang juara.

“Kalau proses dan mentalitas benar, hasil akan mengikuti,” ujar Herdman saat memberikan keterangan kepada awak media. Pernyataan tersebut kemudian menjadi perhatian media Vietnam yang menilai sang pelatih tidak terlalu percaya diri menghadapi rival-rival berat di grup.

Herdman juga menegaskan bahwa fokus Indonesia saat ini sepenuhnya tertuju pada laga perdana melawan Kamboja. Menurutnya, pertandingan pertama akan sangat menentukan arah perjalanan skuad Garuda di turnamen nanti.

“Lawan pertama siapa? Kamboja, itu saja fokus kami. Lawan Kamboja, kami bertarung dan menang,” kata Herdman dengan tegas. Ia juga menambahkan bahwa dirinya tidak ingin terlalu cepat membicarakan peluang menjadi juara.

“Lalu laga berikutnya melawan Vietnam, saya tidak mau bicara soal kami harus juara,” sambung mantan pelatih Kanada tersebut. Sikap hati-hati itulah yang kemudian dimanfaatkan media Vietnam untuk memulai perang psikologis terhadap Timnas Indonesia.

Media Vietnam, Soha.vn, bahkan secara terang-terangan menyebut Herdman tidak yakin Indonesia mampu mengalahkan The Golden Star Warriors. Mereka menilai fokus besar Herdman terhadap laga kontra Kamboja menjadi tanda bahwa Vietnam masih dianggap lawan paling sulit di grup.

“Tampaknya bahkan pelatih Indonesia pun tidak yakin dengan kemampuan timnya untuk menang melawan Vietnam,” tulis Soha.vn dalam ulasannya. Media tersebut juga menyebut Herdman terlihat lebih berhati-hati ketika membahas peluang menghadapi Vietnam dibanding pertandingan lainnya.

Soha.vn menilai pernyataan itu menunjukkan Indonesia sedang berada dalam tekanan besar menghadapi rival abadinya di Asia Tenggara tersebut. Apalagi, Vietnam saat ini disebut tengah berada dalam fase kebangkitan bersama pelatih Kim Sang-sik.

“Dibandingkan dengan tahun 2024, tim Vietnam saat ini bisa jadi lebih kuat dengan kombinasi duo naturalisasi Xuan Son dan Hoang Hen,” tulis Soha.vn menutup laporannya. Situasi itu membuat duel Indonesia kontra Vietnam di Piala AFF 2026 dipastikan kembali berlangsung panas dan penuh gengsi sejak fase grup dimulai.

Kepercayaan diri Vietnam memang meningkat setelah mereka berhasil mengalahkan Indonesia pada Piala AFF 2024 lalu. Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Viet Tri, Vietnam menang tipis 1-0 berkat gol Nguyen Quang Hai.

Kemenangan tersebut dianggap menjadi titik balik kebangkitan mental skuad The Golden Star Warriors setelah sebelumnya beberapa kali kalah dari Indonesia. Kini, Vietnam merasa memiliki modal kuat untuk kembali bersaing memperebutkan gelar juara Asia Tenggara.

Media Vietnam juga menilai kekuatan tim mereka semakin solid setelah hadirnya dua pemain naturalisasi baru berdarah Brasil. Kehadiran para pemain tersebut diyakini membuat kualitas skuad Vietnam meningkat dibanding beberapa tahun sebelumnya.

Di sisi lain, Timnas Indonesia tentu tidak ingin terpengaruh oleh perang urat saraf yang mulai dimainkan lawan. Fokus utama Herdman saat ini tetap membangun mentalitas dan konsistensi permainan agar skuad Garuda mampu tampil maksimal sepanjang turnamen.

(sub)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:40
02:51
04:08
01:05
05:05
01:41

Viral