- Instagram @timnasindonesia
Media Vietnam Tak Habis Pikir, Suporter Timnas Indonesia Lempar Botol ke Pemain Australia di Semifinal Piala AFF U-19 2026
tvOnenews.com - Kekalahan Timnas Indonesia U-19 dari Australia pada semifinal Piala AFF U-19 2026 masih menjadi perbincangan hangat di berbagai negara Asia Tenggara.
Bukan hanya karena Garuda Muda gagal melaju ke final, tetapi juga akibat insiden yang terjadi sesaat setelah gol penentu kemenangan Australia disahkan melalui Video Assistant Referee (VAR).
Media Vietnam, Soha.vn, secara khusus menyoroti reaksi sebagian suporter Indonesia yang meluapkan kekecewaan dengan melemparkan botol ke arah lapangan setelah Australia unggul di menit-menit akhir pertandingan.
Laga semifinal yang berlangsung di Stadion Utama Sumatera Utara, Deli Serdang, Kamis (11/6/2026) malam itu berakhir dengan kemenangan tipis Australia 1-0 berkat gol Marcus Edward Neil pada penghujung pertandingan.
Pertandingan berlangsung ketat sejak menit pertama. Indonesia dan Australia sama-sama bermain disiplin demi mengamankan satu tiket menuju partai final.
- Instagram @timnasindonesia
Hingga memasuki babak kedua, skor masih bertahan 0-0.
Indonesia bahkan sempat memiliki beberapa peluang emas untuk mencetak gol lebih dulu melalui Amar Rayhan Brkic dan Dimas Adi Prasetyo.
Namun momentum pertandingan berubah pada menit ke-89.
Marcus Edward Neil berhasil membobol gawang Indonesia setelah memanfaatkan situasi di kotak penalti.
Awalnya, gol tersebut dianulir karena hakim garis menganggap telah terjadi offside.
Keputusan itu sempat disambut sorak sorai para pendukung tuan rumah. Akan tetapi, wasit kemudian melakukan pengecekan melalui VAR.
Setelah meninjau ulang tayangan video, wasit memutuskan gol tersebut sah.
Keputusan itulah yang kemudian memicu gelombang protes dan kekecewaan dari sebagian penonton yang hadir di stadion.
Insiden tersebut tidak luput dari perhatian media Vietnam.
Dalam laporannya, Soha menilai suasana stadion berubah drastis setelah gol Australia disahkan.
Mereka menggambarkan bagaimana emosi para pendukung Indonesia memuncak karena merasa tim kesayangannya kebobolan dalam situasi yang kontroversial.
"Menyaksikan tim mereka kebobolan gol kontroversial di momen krusial, banyak penggemar Indonesia yang marah, melemparkan banyak botol air ke area tempat para pemain Australia merayakan gol tersebut," tulis Soha.
Meski demikian, insiden tersebut tidak sampai mengganggu jalannya pertandingan secara signifikan dan laga tetap dilanjutkan hingga peluit panjang dibunyikan.
Terlepas dari kontroversi yang muncul di penghujung laga, performa Garuda Muda sebenarnya cukup menjanjikan.
Sepanjang pertandingan, Indonesia mampu mengimbangi permainan Australia yang unggul secara fisik.
Tim asuhan Nova Arianto tampil disiplin dalam bertahan dan beberapa kali mengancam melalui serangan balik cepat.
Pada babak kedua, Nova melakukan sejumlah pergantian pemain untuk meningkatkan daya serang.
Masuknya Reno Salampessy, Jardim, dan Amar Rayhan Brkic membuat permainan Indonesia lebih agresif.
Peluang terbaik hadir pada menit ke-79 ketika Dimas Adi Prasetyo menerima umpan matang dari Amar Rayhan Brkic.
Sayangnya, peluang tersebut gagal dimaksimalkan menjadi gol.
Ketika Indonesia terus berupaya mencetak gol kemenangan, Australia justru berhasil memanfaatkan satu peluang penting yang akhirnya menjadi penentu hasil pertandingan.
Pelatih Timnas Indonesia U-19 Nova Arianto mengakui hasil tersebut sangat mengecewakan.
Namun ia melihat banyak perkembangan positif dari para pemain selama turnamen berlangsung.
Nova menilai anak asuhnya tampil berani menghadapi salah satu tim terkuat di turnamen dan mampu memberikan perlawanan sengit hingga menit-menit akhir.
Menurutnya, laga melawan Australia menjadi pelajaran penting mengenai pentingnya menjaga fokus sepanjang pertandingan.
"Fokus berikutnya adalah menghadapi Kamboja perebutan juara ketiga.Turnamen ini akan menjadi evaluasi bagi kami untuk bisa lebih baik lagi ke depannya menghadapi prakualifikasi Piala Asia," kata Nova.
Kemenangan atas Indonesia membawa Australia melangkah ke partai puncak Piala AFF U-19 2026.
Mereka akan menghadapi Thailand yang sebelumnya tampil dominan saat menghancurkan Kamboja dengan skor 4-0 pada semifinal lainnya.
Sementara itu, Indonesia masih memiliki kesempatan menutup turnamen dengan hasil positif saat menghadapi Kamboja dalam laga perebutan tempat ketiga.
(tsy)