- Instagram @timnasindonesia
Meski Sudah Pakai Jersei Timnas Indonesia, FIFA Larang Pemain Grade A Eropa Ini Dinaturalisasi dan Bela Garuda
Jakarta, tvOnenews.com - Meski sudah mengenakan jersei Timnas Indonesia, salah satu pemain yang berkarier di Eropa ini dipastikan tidak bisa dinaturalisasi untuk membela skuad Garuda. Apa alasannya?
Seperti diketahui, wacana penambahan pemain keturunan untuk memperkuat Timnas Indonesia kembali menjadi perbincangan hangat di kalangan suporter. Sejumlah nama baru terus bermunculan dan dikaitkan dengan program naturalisasi yang tengah dijalankan PSSI.
Dalam beberapa waktu terakhir, federasi disebut masih aktif memantau pemain-pemain potensial yang memiliki peluang memperkuat skuad Garuda. Langkah tersebut dilakukan untuk menambah kedalaman tim dalam menghadapi berbagai agenda internasional mendatang.
Kabar mengenai proses naturalisasi pemain juga sempat disampaikan oleh Staf Khusus Menteri Hukum RI, Noor Korompot. Ia mengungkapkan bahwa sejumlah berkas pemain yang masuk radar masih terus diproses sesuai tahapan yang berlaku.
Melalui unggahan di media sosial pribadinya, Noor bahkan menyebut nama Luke Vickery dan Mitchell Baker. Keduanya dikabarkan sedang menjalani proses administrasi lanjutan yang menjadi bagian dari tahapan naturalisasi.
Di tengah ramainya pembahasan tersebut, perhatian publik mendadak tertuju kepada sosok Guilherme Peixoto. Pemain muda asal Portugal itu menjadi bahan perbincangan setelah mengunggah foto mengenakan jersei Timnas Indonesia.
Unggahan tersebut langsung memancing reaksi para pendukung Garuda di media sosial. Banyak yang berspekulasi bahwa Peixoto berpotensi menjadi pemain keturunan berikutnya yang akan dinaturalisasi.
- instagram.com/gpeixoto50
Antusiasme suporter semakin meningkat karena Peixoto merupakan pemain muda yang dinilai memiliki kualitas menjanjikan. Tak sedikit yang berharap ia suatu saat bisa memperkuat Timnas Indonesia di level internasional.
Namun, harapan tersebut tampaknya sulit menjadi kenyataan. Peixoto dipastikan tidak memenuhi syarat untuk menjalani proses naturalisasi melalui jalur keturunan sesuai regulasi yang berlaku.
Berdasarkan data yang tersedia, pemain berusia 20 tahun itu sejauh ini diketahui tidak memiliki garis keturunan Indonesia dari pihak keluarganya. Ia lahir di Portugal dan selama ini tumbuh dalam sistem pembinaan sepak bola negara tersebut.
Karier internasionalnya juga menunjukkan kedekatan yang kuat dengan Portugal. Peixoto tercatat sudah empat kali membela Portugal U-20, sebelas kali memperkuat Portugal U-19, serta mengoleksi 12 penampilan bersama Portugal U-18.