news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Gelandang Timnas Indonesia, Rayhan Hannan.
Sumber :
  • tvOnenews.com/ Ilham Giovani Pratama

Cerita Rayhan Hannan soal Sang Ayah, Sempat Bawa-bawa Nama Rizky Ridho saat Dikritik

Gelandang Timnas Indonesia, Rayhan Hannan, membagikan cerita mengenai sosok ayah yang memiliki peran besar dalam perjalanan kariernya sebagai pesepak bola.
Jumat, 3 Juli 2026 - 19:56 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Gelandang Timnas Indonesia, Rayhan Hannan, membagikan cerita menarik mengenai sosok ayah yang memiliki peran besar dalam perjalanan kariernya sebagai pesepak bola profesional.

Pemain Persija Jakarta itu mengaku sang ayah menjadi orang yang paling sering memberikan kritik sekaligus nasehat sejak dirinya masih berada di akademi.

Di tengah persiapannya bersama Timnas Indonesia menuju Piala AFF 2026, Hannan menyempatkan diri mengenang perjalanan yang membentuk karakternya hingga saat ini.

Gelandang Timnas Indonesia, Rayhan Hannan
Sumber :
  • tvOnenews.com/ Ilham Giovani Pratama

Menurutnya, didikan sang ayah membuat dirinya lebih siap menghadapi tekanan sebagai pemain sepak bola.

Pemain Persija Jakarta itu diketahui memiliki seorang ayah yang merupakan pesepakbola legendaris era 2000-an bernama Harry Salisbury.

Hannan mengatakan hubungan dengan ayahnya mengalami banyak perubahan seiring bertambahnya usia. Jika dahulu lebih sering mendapat kritik soal penampilan di lapangan, kini nasihat yang diberikan lebih banyak menyangkut kehidupan pribadi.

Pemain berusia muda itu mengaku tidak selalu mudah menerima komentar dari sang ayah ketika masih menimba ilmu di akademi. Namun, ia menyadari semua masukan tersebut diberikan demi membantunya berkembang menjadi pemain yang lebih baik.

Bahkan, Hannan sempat memiliki cara tersendiri untuk menanggapi komentar ayahnya. Ia mengaku pernah bercanda dengan membawa nama rekan setimnya di Timnas Indonesia, Rizky Ridho.

"Dulu sering dikomentari sama bapak pas di akademi," ujar Rayhan Hannan di acara Water Break yang digelar PSSI Pers di Jakarta Selatan, Jumat (3/7/2026).

"Sekarang bisa bilang, 'Loh, orang Mas Ridho saja nggak ngomong begitu.' Tapi sekarang lebih dinasehati secara personal, bagaimana jadi laki-laki yang benar," tambahnya.

Gelandang Timnas Indonesia, Rayhan Hannan
Sumber :
  • tvOnenews.com/ Ilham Giovani Pratama

Menurutnya, pembicaraan dengan sang ayah kini tidak lagi sekadar membahas sepak bola. Banyak pelajaran hidup yang diberikan agar dirinya mampu menjadi pribadi yang bertanggung jawab di luar lapangan.

Ia merasa dukungan keluarga menjadi salah satu alasan yang membuatnya mampu berkembang hingga dipercaya memperkuat Timnas Indonesia. Hannan pun berusaha membalas kepercayaan tersebut dengan terus meningkatkan kualitas permainannya.

Di sisi lain, Hannan saat ini sedang fokus menjalani persiapan bersama Timnas Indonesia menghadapi Piala AFF 2026. Turnamen tersebut menjadi kesempatan bagi skuad Garuda untuk mengakhiri penantian panjang meraih gelar juara.

Indonesia tergabung di Grup A bersama Vietnam, Kamboja, Singapura, dan Timor Leste. Persaingan di grup tersebut diprediksi berlangsung ketat karena seluruh peserta datang dengan target tinggi.

Meski Vietnam masih dianggap sebagai rival utama, Hannan menilai kekuatan negara-negara Asia Tenggara kini semakin merata. Karena itu, Timnas Indonesia harus mewaspadai seluruh lawan sejak pertandingan pertama.

Ia mencontohkan perkembangan Laos yang dinilai semakin baik dalam beberapa tahun terakhir. Sementara Filipina juga semakin kuat berkat kombinasi pemain naturalisasi dan pemain lokal berkualitas.

Gelandang Timnas Indonesia, Rayhan Hannan
Sumber :
  • tvOnenews.com/ Ilham Giovani Pratama

"Saya yakin Vietnam berbeda dengan dua tahun lalu. Bukan cuma Vietnam, tim-tim lain juga berkembang. Waktu lawan Laos juga mereka bermain bagus," kata Hannan.

"Dalam dua tahun ini kualitas tim-tim meningkat. Filipina juga punya banyak pemain naturalisasi dan pemain domestik yang bagus, jadi kami harus waspada terhadap Vietnam," sambungnya.

Hannan berharap Timnas Indonesia mampu belajar dari pengalaman pada edisi sebelumnya ketika gagal lolos ke fase gugur. Ia ingin skuad Garuda tampil lebih matang agar mampu bersaing hingga akhir turnamen.

Selain meningkatkan kemampuan di atas lapangan, Hannan juga berusaha menerapkan semua nilai yang diajarkan sang ayah dalam kehidupan sehari-hari.

Baginya, menjadi pesepak bola profesional tidak hanya soal kemampuan bermain, tetapi juga bagaimana menjadi pribadi yang baik.

(igp)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:28
05:01
01:45
01:26
02:49
12:28

Viral