news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Gelandang Timnas Indonesia, Rayhan Hannan.
Sumber :
  • tvOnenews.com/ Ilham Giovani Pratama

Vietnam Memata-matai Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026, Rayhan Hannan: Mereka Selalu Melakukan Ini

Gelandang Timnas Indonesia, Rayhan Hannan, bongkar kebiasaan Vietnam jelang pertemuan kedua tim di Piala AFF 2026. Tim lawan sering pelajari permainan Garuda.
Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:45 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Gelandang Timnas Indonesia, Rayhan Hannan, membongkar kebiasaan Vietnam jelang pertemuan kedua tim pada fase Grup A Piala AFF 2026. Menurutnya, The Golden Star Warriors memiliki cara tersendiri untuk mempelajari permainan skuad Garuda sebelum pertandingan berlangsung.

Timnas Indonesia dipastikan kembali bertemu Vietnam pada fase grup Piala AFF 2026 atau yang kini dikenal sebagai ASEAN Hyundai Cup 2026. Duel tersebut diprediksi kembali berlangsung sengit mengingat rivalitas panjang kedua negara dalam beberapa tahun terakhir.

Hannan mengaku kebiasaan Vietnam mengamati calon lawannya bukanlah sesuatu yang baru. Ia bahkan pernah merasakan langsung hal tersebut ketika membela Timnas Indonesia U-23 pada ajang Piala AFF sebelumnya.

Menurut pemain Persija Jakarta itu, kualitas Vietnam memang terus berkembang dari tahun ke tahun. Namun, ia menilai peningkatan tersebut juga terjadi pada hampir seluruh negara di kawasan Asia Tenggara.

"Kalau menurut saya pastinya bakal berbeda dari tahun 2024. Mereka juga pastinya berkembang dari sebelumnya," ujar Hannan dalam acara Water Break yang diselenggarakan PSSI Pers di Jakarta, Jumat (3/7/2026).

"Dan saya rasa bukan hanya Vietnam, tapi tim-tim di Asia Tenggara sekarang semuanya sudah mulai berkembang," tambahnya.

Hannan mengingatkan Timnas Indonesia agar tidak hanya memberikan perhatian kepada Vietnam. Menurutnya, negara-negara lain juga mengalami perkembangan pesat sehingga tidak boleh dipandang sebelah mata.

Ia mencontohkan hasil imbang yang diraih Timnas Indonesia saat menghadapi Laos pada Piala AFF 2024. Hasil tersebut menjadi bukti bahwa persaingan di Asia Tenggara kini semakin kompetitif.

"Pada saat itu kita lawan Laos, kita pun seri, hasil yang kurang baik. Menurut saya tim-tim seperti Laos dan Kamboja juga tidak bisa diremehkan. Dalam dua tahun, tim bisa berkembang sangat jauh," ujarnya.

Meski demikian, Hannan tetap menempatkan Vietnam sebagai salah satu lawan terberat di Grup A. Ia mengungkapkan tim pelatih Vietnam memiliki kebiasaan datang langsung ke stadion untuk memantau permainan Timnas Indonesia.

Menurutnya, cara tersebut sudah beberapa kali dilakukan Vietnam ketika dirinya membela Timnas Indonesia U-23. Langkah itu diyakini menjadi bagian dari strategi mereka dalam mempersiapkan pertandingan.

"Kenapa pelatih Vietnam bisa datang ke stadion? Yang saya tahu, pelatih tim senior dan tim U-23 mereka kurang lebih sama," kata Hannan.

"Mereka selalu melakukan ini ketika saya tampil di AFF U-23 kemarin. Itu mungkin cara mereka mengantisipasi kita," sambungnya.

Meski mengetahui kebiasaan tersebut, Hannan menegaskan Timnas Indonesia tidak merasa terganggu. Ia yakin tim pelatih Garuda juga telah memahami cara mengantisipasi strategi yang disiapkan Vietnam.

"Pastinya saya rasa Indonesia juga sekarang tahu bagaimana mengantisipasi Vietnam," tegasnya.

Sebelumnya, Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, juga mengingatkan bahwa Vietnam masih menjadi lawan paling berat di Grup A. Menurutnya, juara bertahan itu tidak hanya kuat dari sisi permainan, tetapi juga piawai memainkan perang psikologis terhadap lawan.

"Yang harus benar-benar kita perhitungkan adalah Vietnam. Mereka tahu bagaimana membuat lawan terprovokasi dan melemahkan mental. Itu yang harus kita antisipasi," kata Sumardji.

Sebagai bagian dari persiapan menuju Piala AFF 2026, PSSI akan menggelar pemusatan latihan di Bali mulai 5 Juli. Sebanyak 46 pemain masuk dalam daftar pantauan sebelum nantinya diseleksi menjadi sekitar 25 hingga 26 pemain untuk mengisi skuad final Timnas Indonesia.

(igp)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:28
05:01
01:45
01:26
02:49
12:28

Viral