news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Pemain Keturunan Indonesia, Keny Tete Tiba di Tanah Air.
Sumber :
  • Tangkapan Layar Instagram/instagram.com/kennytete/

Meski Sudah di Indonesia, FIFA Larang Pemain Keturunan dari Liga Inggris yang Eligible Dinaturalisasi Ini Bela Timnas Garuda

Meski sudah berada di Indonesia, salah satu pemain keturunan yang eligible untuk dinaturalisasi ini tidak diizinkan FIFA untuk membela Timnas Garuda. Ada apa?
Selasa, 7 Juli 2026 - 12:23 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Meski sudah berada di Indonesia, salah satu pemain keturunan yang eligible untuk dinaturalisasi ini tidak diizinkan FIFA untuk membela Timnas Garuda. Apa penyebabnya?

Seperti diketahui, kehadiran pemain keturunan di Indonesia selalu memunculkan harapan baru bagi pencinta sepak bola nasional. Namun, tidak semua pemain berdarah Indonesia bisa memperkuat Timnas Garuda.

Regulasi FIFA menjadi penghalang terbesar. Sekalipun memiliki garis keturunan Indonesia, seorang pemain belum tentu dapat berpindah federasi.

Dalam beberapa tahun terakhir, PSSI memang aktif memburu pemain diaspora. Langkah itu dilakukan demi meningkatkan kualitas skuad Garuda di level internasional.

Proses naturalisasi pun terus berjalan. Nama Luke Vickery dan Mitchell Baker disebut-sebut tinggal selangkah lagi resmi menjadi bagian dari Timnas Indonesia.

Keduanya diproyeksikan memperkuat skuad asuhan John Herdman dalam menghadapi berbagai agenda penting. Salah satu target terdekat adalah Piala Asia 2027.

Luke Vickery (kiri)
Sumber :
  • tvOnenews.com - Ilham Giovanni

Di tengah ramainya isu naturalisasi, perhatian publik justru tertuju kepada satu nama lain. Sosok itu adalah bek kanan Fulham, Kenny Tete, yang diketahui sedang berada di Indonesia.

Kedatangan Kenny Tete langsung menjadi perbincangan di media sosial. Banyak suporter berharap pemain berusia 30 tahun itu suatu saat bisa mengenakan seragam Merah Putih.

Harapan tersebut semakin besar setelah Tete mengunggah momen kedatangannya melalui akun media sosial pribadinya. Ia bahkan menyebut perjalanan itu sebagai sebuah kepulangan.

"Indonesia selalu menjadi bagian dari diri saya. Kini saya akhirnya mengikuti kisah-kisah itu kembali ke tempat asalnya, lebih dari sekadar perjalanan, melainkan perjalanan pulang," tulis Tete.

Unggahan tersebut membuat antusiasme suporter semakin tinggi. Apalagi, Tete memang memiliki darah Indonesia dari sang ibu yang berasal dari Nias.

Sementara itu, ayahnya, Miguel Tete, berasal dari Mozambik. Keluarganya diketahui mengungsi ke Belanda saat perang kemerdekaan pecah di negara tersebut.

Secara garis keturunan, Kenny Tete memang memenuhi syarat untuk memperoleh kewarganegaraan Indonesia. Namun, persoalannya bukan terletak pada status keturunannya.

FIFA memiliki aturan yang sangat ketat mengenai perpindahan asosiasi sepak bola. Regulasi tersebut membuat Tete tidak lagi memenuhi syarat untuk membela Timnas Indonesia.

Penyebabnya, Tete sudah mencatat lebih dari tiga penampilan resmi bersama Timnas Belanda di level senior. Kondisi itu membuatnya tidak bisa lagi berpindah federasi sesuai aturan FIFA.

Karier internasional Tete bersama Belanda juga dimulai sejak usia muda. Ia pernah memperkuat tim U-17, U-19, U-20, U-21, hingga akhirnya menjalani debut di tim senior pada 2015.

Sejak saat itu, Tete telah mengoleksi 14 penampilan bersama Timnas Belanda. Catatan tersebut membuat peluangnya berganti federasi praktis telah tertutup.

Situasi ini berbeda dengan sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia saat ini. Mereka masih memenuhi syarat karena belum terikat secara permanen oleh regulasi FIFA.

Karena itu, meski kini berada di Indonesia dan memiliki darah Nias dari sang ibu, Kenny Tete tetap tidak bisa membela Timnas Garuda. Mimpi melihatnya mengenakan seragam Merah Putih pun harus pupus karena terbentur aturan FIFA.

(sub)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

03:05
12:19
01:49
02:15
07:25
01:36

Viral