- Instagram - Gianni Infantino
FIFA Beri Kabar Baik untuk Timnas Indonesia, Wacana Piala Dunia 2030 Diikuti 64 Negara
Jika jatah kuota resmi melar menjadi 64 negara, jatah tiket lolos untuk zona Asia (AFC) otomatis dipastikan ikut melonjak drastis. Hal ini tentu menjadi jalur tol bagi Indonesia untuk mencetak sejarah baru lolos ke Piala Dunia murni lewat jalur kualifikasi.
- AP Photo/Armando Franca
Ditentang Keras UEFA, Dianggap Rusak Kualitas Turnamen
Kendati menjanjikan bagi negara berkembang, rencana ini dipastikan tidak akan berjalan mulus karena harus melewati rintangan birokrasi internal FIFA yang sangat rumit.
Berdasarkan investigasi The Athletic, cetak biru penambahan kontestan menjadi 64 tim ini sebenarnya pertama kali dicetuskan oleh Presiden Asosiasi Sepak Bola Uruguay (AUF), Ignacio Alonso, dalam Kongres FIFA pada Maret 2025 silam.
Ide segar itu langsung dicaplok oleh Infantino untuk digodok lebih lanjut.
Namun, resistensi kuat langsung datang dari benua biru. Presiden UEFA, Aleksander Ceferin, secara terang-terangan pasang badan menolak keras gagasan tersebut.
Bos sepak bola Eropa itu menilai penambahan peserta yang terlalu membabi buta justru akan menurunkan muruah dan kualitas estetika turnamen.
Selain itu, Ceferin mengkhawatirkan atmosfer persaingan di babak kualifikasi, khususnya di zona Eropa, menjadi tidak lagi kompetitif dan cenderung hambar.
Meskipun saat ini statusnya masih sebatas wacana panas, pergerakan FIFA ini dipastikan akan menjadi komoditas isu terbesar di jagat sepak bola dalam beberapa tahun ke depan.
Jika nantinya palu persetujuan SUDAH DIKETIK, Piala Dunia 2030 akan resmi dinobatkan sebagai turnamen olahraga terbesar sepanjang sejarah peradaban manusia, sekaligus membuka gerbang mimpi bagi anak-anak asuh John Herdman untuk mengibarkan bendera Merah Putih di panggung dunia.