- tvOnenews/Ilham Giovani Pratama
John Herdman Dapat Kabar Buruk Jelang Laga Perdana Timnas Indonesia di Piala 2026
tvOnenews.com – Kabar buruk mendadak menghampiri persiapan Timnas Indonesia jelang melakoni laga perdana ASEAN Championship 2026 (Piala AFF 2026). Bek sentral andalan Skuad Garuda, Justin Hubner, dilaporkan batal bergabung lantaran tak mengantongi izin dari klubnya, Fortuna Sittard.
Padahal, nama bek tangguh berusia 22 tahun tersebut sebelumnya telah resmi masuk dalam jajaran 26 pemain yang dipanggil juru taktik John Herdman untuk mengarungi kompetisi antarnegara Asia Tenggara tersebut.
Kabar mengejutkan ini dibongkar oleh media terkemuka Belanda, De Limburger, tak lama setelah PSSI merilis daftar skuad resmi pada Jumat (24/7/2026).
- Instagram @justinhubner5
Saat dikonfirmasi, manajemen klub kasta tertinggi Liga Belanda (Eredivisie) tersebut memastikan sang pemain tetap bertahan di Eropa untuk mengarungi agenda pramusim.
"Dia (Justin Hubner) sedang berada di bus menuju Prancis," tegas juru bicara Fortuna Sittard.
Pihak Fortuna Sittard menegaskan telah menyurati PSSI sejak beberapa pekan lalu terkait keputusan ini.
Alasan utamanya, ajang Piala AFF 2026 tidak masuk dalam kalender resmi pertandingan FIFA (FIFA Matchday), sehingga klub berhak menolak melepaskan pemainnya.
Rumor Gabung Klub Indonesia Kembali Memanas
Absennya pilar utama benteng pertahanan Merah Putih ini jelas menjadi pukulan telak bagi John Herdman. Pasalnya, Hubner merupakan sosok vital yang tampil sangat konsisten di lini belakang Indonesia.
Di tengah kabar penolakannya membela Timnas, rumor mengejutkan lain justru mencuat. Nama bek kelahiran Den Bosch itu kembali dikaitkan dengan klub promosi Super League Indonesia, Garudayaksa FC, yang disebut-sebut siap mengucurkan nilai kontrak fantastis untuk memboyongnya ke tanah air.
- instagram.com/fortuna.sittard/
Kendati demikian, peluang terealisasinya transfer tersebut tergolong sangat kecil. Suami dari Jennifer Coppen tersebut masih terikat kontrak jangka panjang di Fortuna Sittard hingga 2028 mendatang dan fokus menembus skuad utama Eredivisie.
Hubner sendiri secara tegas membeberkan bahwa prioritas utamanya saat ini adalah mematangkan jam terbang di level tertinggi Eropa ketimbang tergiur iming-iming gaji besar.
"Sebenarnya saya bisa saja menandatangani kontrak empat minggu yang lalu. Hanya saja dari segi olahraga, itu bukan pilihan yang tepat. Saya bisa saja memilih uang," ujar Hubner.