news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Pemain Timnas Indonesia, Beckham Putra.
Sumber :
  • instagram Beckham Putra

Belum Juga Main, Media Vietnam Sudah Ingatkan soal 'Bahaya' Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mengingatkan agar tidak meremehkan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026. Meski tanpa sejumlah bintang Eropa, Skuad Garuda tetap dinilai sebagai ancaman serius.
Minggu, 26 Juli 2026 - 14:45 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Piala AFF 2026 belum resmi dimulai, tetapi persaingan antarpeserta, termasuk Timnas Indonesia sudah mulai memanas.

Salah satu sorotan datang dari media Vietnam yang mengingatkan publik agar tidak meremehkan kekuatan Timnas Indonesia, meski skuad Garuda tidak diperkuat seluruh pemain terbaiknya.

Media Vietnam Tuoi Tre menilai Indonesia tetap menjadi salah satu lawan paling berbahaya di Grup A.

Menurut mereka, absennya sejumlah pemain yang berkarier di Eropa tidak lantas membuat kualitas skuad asuhan John Herdman menurun drastis.

Penilaian tersebut sekaligus menunjukkan bahwa perkembangan Timnas Indonesia dalam beberapa tahun terakhir terus mendapat perhatian serius dari rival-rival di Asia Tenggara.

Timnas Indonesia memang tidak membawa seluruh pemain terbaiknya ke Piala AFF 2026.

Beberapa nama yang selama ini menjadi andalan di level senior dipastikan tidak masuk dalam skuad, di antaranya Jay Idzes, Emil Audero, Maarten Paes, hingga Calvin Verdonk.

Sebagian besar pemain tersebut masih terikat dengan klub masing-masing di Eropa.

Kondisi ini tidak terlepas dari jadwal Piala AFF 2026 yang berlangsung di luar kalender resmi FIFA Matchday, sehingga klub tidak memiliki kewajiban melepas para pemainnya ke tim nasional.

Situasi serupa juga dialami sejumlah negara peserta lainnya yang memiliki pemain berkarier di luar negeri.

Meski kehilangan beberapa pemain utama, media Vietnam justru menilai Indonesia tetap memiliki materi pemain yang sangat kompetitif.

Dalam ulasannya, Tuoi Tre secara khusus mengingatkan bahwa mayoritas pemain Garuda memang tampil di kompetisi domestik, tetapi kualitas mereka tidak bisa dipandang sebelah mata.

"Skuad Indonesia sebagian besar diisi oleh para bintang yang bermain di liga domestik. Namun, jangan remehkan tim dari negara kepulauan ini," tulis Tuoi Tre.

Media tersebut juga menilai kekuatan Indonesia tetap terjaga berkat kehadiran sejumlah pemain naturalisasi yang memiliki pengalaman bermain di kompetisi Eropa.

Walaupun beberapa nama absen, Indonesia tetap diperkuat sederet pemain berpengalaman seperti:

Sandy Walsh

Jordi Amat

Justin Hubner

Shayne Pattynama

Thom Haye

Jens Raven

Selain itu, John Herdman juga memanggil sejumlah pemain terbaik dari kompetisi domestik seperti Rizky Ridho, Raihan Hanan, dan Saddil Ramdani untuk memperkuat skuad Garuda.

Menurut Tuoi Tre, perpaduan pemain naturalisasi dan pemain lokal membuat Indonesia tetap menjadi lawan yang sulit dikalahkan.

Media tersebut bahkan menyoroti latar belakang para pemain naturalisasi Indonesia.

"Mereka semua adalah pemain Indonesia yang lahir dan dibesarkan di luar negeri sebelum akhirnya menjadi warga negara Indonesia," tulis media Vietnam tersebut.

Tuoi Tre menilai label pemain domestik tidak sepenuhnya menggambarkan kualitas skuad Indonesia.

Sebab, sejumlah pemain naturalisasi yang kini memperkuat klub-klub di Liga Indonesia tetap memiliki pengalaman internasional yang jauh lebih tinggi dibanding mayoritas pemain di kawasan Asia Tenggara.

"Bisa dikatakan bahwa, meskipun disebut sebagai pemain domestik, kualitas mereka sebenarnya jauh lebih baik daripada para pemain lokal," lanjut Tuoi Tre.

Penilaian tersebut menunjukkan bahwa Vietnam tidak hanya melihat nama besar pemain Indonesia, tetapi juga memperhitungkan pengalaman dan kualitas individu yang dimiliki skuad Garuda.

Meski menjadi salah satu kekuatan utama di Asia Tenggara, Timnas Indonesia hingga kini masih mengejar trofi Piala AFF pertamanya.

Sejak turnamen pertama digelar pada 1996, Garuda telah enam kali mencapai partai final, yakni pada edisi 2000, 2002, 2004, 2010, 2016, dan 2020.

Namun, seluruh kesempatan tersebut belum berhasil berbuah gelar juara.

Karena itu, Piala AFF 2026 menjadi momentum penting bagi Indonesia untuk mengakhiri penantian panjang tersebut.

Pada Piala AFF 2026, Indonesia tergabung di Grup A bersama:

Vietnam

Singapura

Kamboja

Timor Leste

Persaingan di grup ini diperkirakan menjadi salah satu yang paling ketat karena mempertemukan beberapa tim unggulan Asia Tenggara.

Indonesia dijadwalkan memulai perjuangan dengan menghadapi Kamboja, sebelum kemudian menjalani laga-laga penting melawan Vietnam, Singapura, dan Timor Leste.

Dengan hanya dua tim terbaik yang berhak lolos ke semifinal, setiap pertandingan dipastikan memiliki arti besar.

Piala AFF 2026 juga menjadi salah satu turnamen penting bagi pelatih John Herdman untuk menunjukkan racikan terbaiknya bersama Timnas Indonesia.

Meski tidak diperkuat seluruh pemain yang berkarier di Eropa, Herdman masih memiliki kedalaman skuad yang cukup baik berkat kombinasi pemain naturalisasi dan talenta terbaik dari Super League Indonesia.

Hal inilah yang membuat media Vietnam tetap memasukkan Indonesia sebagai salah satu kandidat kuat juara.

Peringatan dari Tuoi Tre menunjukkan bahwa reputasi Timnas Indonesia kini semakin diperhitungkan di kawasan Asia Tenggara.

Bahkan sebelum bola pertama bergulir di Piala AFF 2026, skuad Garuda sudah dianggap sebagai ancaman serius yang tidak boleh diremehkan oleh para rivalnya.

(tsy)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:05
02:59
01:29
04:17
05:51
07:09

Viral