news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Mitchell Baker dan Thom Haye.
Sumber :
  • tvOnenews-Julio Tri Saputra

Bukan Mitchell Baker, Kim Sang-sik Pilih Thom Haye sebagai Pemain Paling Berbahaya Timnas Indonesia: Sulit Dihentikan

Kim Sang-sik mengejutkan publik jelang duel Vietnam vs Timnas Indonesia. Bukan Mitchell Baker, pelatih Vietnam justru menyebut Thom Haye sebagai pemain paling berbahaya.
Minggu, 2 Agustus 2026 - 22:52 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com – Jelang duel panas Timnas Indonesia kontra Vietnam di Grup A Piala AFF 2026, pelatih Vietnam Kim Sang-sik memberikan pengakuan yang menarik.

Alih-alih menyoroti striker debutan Mitchell Baker yang sedang tajam atau Ragnar Oratmangoen, pelatih asal Korea Selatan itu justru menunjuk Thom Haye sebagai pemain paling berbahaya di skuad Garuda.

Pernyataan tersebut disampaikan Kim Sang-sik dalam konferensi pers resmi sehari sebelum pertandingan yang akan digelar di Stadion Pakansari, Senin (3/8/2026).

Laga ini diprediksi menjadi penentu peluang kedua tim untuk melaju ke babak semifinal.

Vietnam datang ke Indonesia dengan persiapan matang. Kim Sang-sik mengungkapkan bahwa tim pelatih telah mempelajari secara detail dua pertandingan terakhir yang dimainkan skuad asuhan John Herdman.

Dari hasil analisis itu, satu nama paling mencuri perhatian adalah Thom Haye.

"Kami telah menganalisis dua pertandingan terakhir Indonesia. Mereka memiliki skuad yang kuat, terutama pemain nomor 19 (Thom Haye), yang tampil luar biasa dan sulit dihentikan. Namun, pertahanan kami belum kebobolan satu gol pun sejak awal turnamen, dan kami memiliki tingkat kepercayaan diri tertentu," ujar Kim Sang-sik, dikutip dari Soha.vn.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Vietnam menilai ancaman terbesar Indonesia bukan hanya berasal dari lini depan, tetapi juga dari kreativitas sang gelandang yang menjadi pengatur ritme permainan Garuda.

Penampilan Thom Haye memang menjadi salah satu faktor penting di balik awal impresif Indonesia pada Piala AFF 2026.

Saat mengalahkan Kamboja 5-1, gelandang berusia 31 tahun itu tampil dominan dengan mengatur tempo permainan sekaligus menyumbang tiga assist, termasuk dua umpan matang yang berbuah gol Mitchell Baker.

Ketika Indonesia menaklukkan Timor Leste 3-0, Haye kembali menjadi pusat distribusi bola di lini tengah.

Visi bermain, akurasi umpan, serta kemampuannya mengontrol tempo membuat permainan Garuda terlihat lebih tenang dan efektif.

Tak mengherankan jika Kim Sang-sik menilai pemain bernomor punggung 19 itu sebagai sosok yang paling perlu diwaspadai.

Kim Sang-sik juga mengungkapkan bahwa dirinya telah mengikuti perkembangan Timnas Indonesia sejak beberapa waktu lalu, bahkan sebelum turnamen dimulai.

Ia mengaku sempat menyaksikan laga uji coba Indonesia melawan Mozambik dan melihat perkembangan signifikan dalam permainan skuad Garuda.

"Saya menonton pertandingan persahabatan antara Indonesia dan Mozambik. Indonesia telah banyak berubah sejak saat itu. Jujur, menontonnya secara langsung, saya melihat Indonesia bermain dengan kuat, tahu bagaimana bermain sepak bola dan tahu persis apa yang perlu mereka lakukan. Namun, yang lebih penting, kita perlu fokus pada diri kita sendiri," jelasnya.

Pernyataan tersebut sekaligus menjadi pengakuan bahwa Vietnam tidak lagi memandang Indonesia sebagai lawan yang sama seperti beberapa tahun lalu.

Pertandingan Indonesia melawan Vietnam dipastikan menjadi laga paling menentukan di Grup A.

Timnas Indonesia datang dengan modal sempurna setelah mengoleksi enam poin dari dua pertandingan.

Skuad asuhan John Herdman lebih dulu menghajar Kamboja 5-1 sebelum menundukkan Timor Leste 3-0.

Sementara Vietnam mengumpulkan empat poin hasil kemenangan telak atas Timor Leste dan hasil imbang tanpa gol saat menghadapi Singapura.

Situasi tersebut membuat Vietnam wajib meraih hasil positif agar peluang lolos ke semifinal tetap terbuka.

Sebaliknya, kemenangan akan membuat Indonesia semakin dekat mengamankan tiket ke fase gugur sekaligus memperbesar peluang finis sebagai juara grup.

Dengan pengakuan langsung dari Kim Sang-sik, Thom Haye diperkirakan akan mendapatkan penjagaan ekstra ketat sepanjang pertandingan.

Sebagai gelandang yang berperan menghubungkan lini belakang dan depan, Haye memiliki kemampuan membaca permainan, mengatur tempo, serta melepaskan umpan progresif yang menjadi salah satu kekuatan utama Indonesia.

Jika Vietnam mampu membatasi ruang gerak Thom Haye, aliran bola ke Mitchell Baker, Ragnar Oratmangoen, maupun pemain depan lainnya diperkirakan ikut berkurang.

Sebaliknya, apabila gelandang berdarah Belanda itu kembali tampil leluasa mengendalikan permainan, peluang Timnas Indonesia untuk mendominasi pertandingan di hadapan publik Pakansari akan semakin besar.

Tak heran jika, menjelang duel yang diprediksi menjadi salah satu laga terbesar di ASEAN Championship 2026, Kim Sang-sik secara terbuka menyebut Thom Haye sebagai pemain paling luar biasa sekaligus ancaman terbesar yang dimiliki Timnas Indonesia.

(tsy)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

06:51
04:45
01:30
01:23
06:42
38:14

Viral