- Instagram @marcklok
Marc Klok Tegaskan Timnas Indonesia Siap Mati-matian Lawan Singapura demi 280 Juta Rakyat Indonesia
Jakarta, tvOnenews.com - Gelandang Timnas Indonesia, Marc Klok, memastikan skuad Garuda akan mengerahkan seluruh kemampuan saat menghadapi Singapura pada laga terakhir Grup A Piala AFF 2026.
Menurutnya, pertandingan tersebut bukan hanya soal tiga poin, tetapi juga demi menjaga harapan jutaan masyarakat Indonesia.
Timnas Indonesia akan bertandang ke Stadion Jalan Besar, Kallang, Singapura, pada Jumat (7/8/2026). Laga tersebut menjadi penentu nasib anak asuh John Herdman di Piala AFF 2026.
- Kita Garuda
Skuad Garuda datang dengan beban yang cukup besar. Kekalahan dari Vietnam pada pertandingan sebelumnya membuat peluang Indonesia lolos ke semifinal bergantung pada hasil laga melawan Singapura.
Saat ini, Timnas Indonesia berada di posisi ketiga klasemen sementara Grup A dengan koleksi enam poin. Sementara itu, Singapura menempati posisi kedua dengan tujuh poin.
Situasi tersebut membuat Timnas Indonesia tidak memiliki pilihan lain selain meraih kemenangan. Hasil imbang ataupun kekalahan akan mengubur mimpi Garuda melangkah ke babak semifinal.
Marc Klok mengaku seluruh pemain memahami besarnya arti pertandingan tersebut. Karena itu, ia memastikan Timnas Indonesia datang ke Singapura dengan target yang sangat jelas.
"Kami datang ke Singapura dengan misi yang sangat jelas. Kami mengawali turnamen ini dengan kepercayaan diri yang tinggi," ujar Klok dalam konferensi pers jelang laga.
"Kami sempat mengalami sedikit hambatan beberapa hari yang lalu, hal itu adalah bagian dari sepak bola," tambahnya.
Gelandang Persib Bandung itu menilai kekalahan dari Vietnam bukan akhir dari segalanya. Justru menurutnya, momen sulit menjadi kesempatan bagi sebuah tim untuk menunjukkan karakter sesungguhnya.
- Instagram @marcklok
Klok mengatakan tim yang kuat bukan hanya dinilai ketika meraih kemenangan. Kemampuan untuk bangkit setelah mengalami kegagalan juga menjadi ukuran kualitas sebuah tim.
"Menurut saya, cara terbaik untuk menunjukkan jati diri sebuah tim adalah kemampuan untuk bangkit kembali saat menghadapi masa-masa sulit," kata Klok.
Pemain berusia 33 tahun itu juga menilai pujian akan datang ketika hasil sesuai harapan.
Namun, mental juara baru benar-benar terlihat ketika mampu menjawab tekanan dalam situasi yang tidak mudah.