- Antara
FIFA ASEAN Cup 2026, Momentum Timnas Indonesia Bangkit dan Masuk 100 Besar
Jakarta, tvOnenews – Setelah gagal melaju ke semifinal Piala AFF 2026, Timnas Indonesia kini harus segera mengalihkan fokus ke agenda berikutnya, yakni FIFA ASEAN Cup 2026.
Turnamen baru yang digagas FIFA tersebut akan mempertemukan negara-negara di kawasan Asia Tenggara dan digelar bertepatan dengan periode FIFA Matchday.
FIFA ASEAN Cup 2026 dijadwalkan berlangsung pada 21 September hingga 6 Oktober mendatang.
Berdasarkan regulasi yang telah diumumkan, turnamen edisi perdana ini direncanakan diikuti 14 negara, dengan kemungkinan bertambah menjadi maksimal 16 peserta sesuai keputusan FIFA.
Seluruh anggota Federasi Sepak Bola ASEAN (AFF) mendapatkan slot untuk mengikuti turnamen tersebut.
Selain negara-negara ASEAN, FIFA juga membuka ruang bagi tim undangan dari luar kawasan. Hal menarik lainnya adalah status pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026.
Laga-laga dalam turnamen ini digelar pada periode resmi FIFA Matchday sehingga hasilnya dapat memberikan pengaruh terhadap ranking FIFA peserta.
Timnas Indonesia Berbekal Ranking 118 Dunia
Bagi Timnas Indonesia, FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi kesempatan untuk kembali memperbaiki performa setelah hasil mengecewakan di Piala AFF 2026.
Sebelumnya, skuad Garuda sempat menunjukkan performa meyakinkan dengan mengalahkan Kamboja 5-1 pada pertandingan pembuka Grup A Piala AFF 2026.
Mitchell Baker menjadi bintang dalam laga tersebut setelah mencetak hattrick, sementara dua gol lainnya disumbangkan Sandy Walsh dan Jens Raven.
Namun, perjalanan Timnas Indonesia kemudian tidak berlanjut hingga semifinal. Pada pertandingan terakhir Grup A, Indonesia bermain imbang 1-1 melawan Singapura sehingga harus mengakhiri kiprah di fase grup.
Hasil tersebut menjadi pekerjaan rumah bagi pelatih John Herdman dan skuad Garuda sebelum memasuki agenda FIFA ASEAN Cup 2026.
Di sisi lain, Timnas Indonesia memiliki modal berupa posisi yang cukup baik dalam ranking FIFA.
Berdasarkan pembaruan resmi FIFA pada 20 Juli 2026, Indonesia berada di peringkat ke-118 dunia.
Posisi tersebut juga tercatat sebagai salah satu capaian terbaik Merah Putih dalam beberapa tahun terakhir.
Sebelumnya, posisi Indonesia meningkat setelah meraih dua kemenangan pada FIFA Matchday Juni 2026.
Tim Merah Putih mengalahkan Oman dengan skor 3-0 dan kemudian menundukkan Mozambik 1-0, yang turut mengangkat posisi Indonesia ke peringkat 118 dunia.
Dengan status pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 yang masuk kalender resmi FIFA, turnamen ini pun menjadi kesempatan bagi Timnas Indonesia untuk kembali mengumpulkan poin ranking sekaligus membangun momentum setelah kegagalan di Piala AFF 2026.
Jadi Panggung untuk Bangkit
FIFA ASEAN Cup 2026 memiliki arti penting bagi Timnas Indonesia. Selain menjadi turnamen baru untuk menguji kekuatan skuad, ajang ini dapat menjadi kesempatan bagi John Herdman untuk melakukan evaluasi setelah kegagalan di Piala AFF 2026.
Jika ingin bicara banyak di ajang FIFA ASEAN Cup 2026, sektor pertahanan wajib diperbaiki. Selama gelaran Piala AFF 2026, Timnas Indonesia hanya menang melawan dua tim lemah, Kamboja dan Timor Leste.
Skuad Garuda tercatat kebobolan lima gol dan cuma sekali mencatatkan clean sheet. Semua gol ke gawang Timnas Indonesia merupakan buah dari blunder lini belakang dan serangan balik cepat lawan.
Variasi serangan asuhan John Herdman minim untuk membongkar pertahanan lawan. Timnas Indonesia mencetak sebanyak sembilan gol di Piala AFF 2026. Mayoritas gol itu dicetak dengan serangan dari sayap yang diakhiri dengan umpan tarik.
Cuma ada satu gol yang dicetak dari luar kotak penalti, saat Thom Haye membobol gawang Timor Leste dengan tendangan bebas.
Di sinilah John Herdman disorot lantaran minim variasi taktik dan pertahanan yang rapuh. Ajang tersebut juga menjadi kesempatan untuk memperbaiki performa, meningkatkan peringkat dunia, sekaligus membangun kembali kepercayaan diri skuad Garuda.
Dengan setiap pertandingan berpotensi memberikan dampak terhadap ranking FIFA, hasil positif akan menjadi nilai tambah bagi skuad Garuda.
Apalagi, Indonesia saat ini tengah berusaha mendekati target menembus 100 besar ranking FIFA setelah berada di posisi 118 dunia. Karena itu, FIFA ASEAN Cup 2026 bukan sekadar turnamen regional bagi Timnas Indonesia.
FIFA ASEAN Cup 2026 Dibagi Menjadi Dua Divisi
FIFA ASEAN Cup 2026 menggunakan format dua kasta. Divisi pertama bernama FIFA ASEAN Cup Premier Division, sedangkan divisi kedua menggunakan nama FIFA ASEAN Cup Challenge Division.
Pada skema 14 peserta, Premier Division akan dihuni delapan negara yang dibagi ke dalam dua grup. Masing-masing grup berisi empat tim.
Setiap peserta akan memainkan tiga pertandingan pada fase grup dengan sistem setengah kompetisi.
Setelah seluruh pertandingan selesai, juara Grup A dan juara Grup B akan bertemu di partai final untuk menentukan juara Premier Division.
Sementara itu, Challenge Division akan diikuti enam negara yang terbagi ke dalam dua grup berisi tiga tim.
Setiap peserta memainkan dua pertandingan pada fase grup sebelum para juara grup bertemu di final divisi.
Dalam komposisi awal 14 peserta, Timnas Indonesia masuk ke dalam kelompok Premier Division bersama sejumlah negara dengan peringkat FIFA relatif tinggi di kawasan, termasuk Thailand, Vietnam, Filipina, Malaysia, Singapura, serta dua negara undangan dari luar Asia Tenggara.