- Instagram @fortuna.sittard
Kepada Eredivisie, Justin Hubner Bicara Jujur soal SUGBK: Itu Stadion Terfavorit Saya
Jakarta, tvOnenews.com - Bek Timnas Indonesia, Justin Hubner, ternyata memiliki satu stadion yang paling berkesan dalam kariernya. Menariknya, pilihan pemain Fortuna Sittard tersebut bukan stadion megah di Eropa, melainkan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.
Hal itu terungkap ketika Hubner menjalani sesi wawancara bersama akun Instagram resmi Eredivisie. Dalam sesi santai tersebut, pemain berusia 22 tahun itu mendapatkan sejumlah pertanyaan mengenai perjalanan kariernya.
Salah satu pertanyaan kemudian mengarah kepada stadion favorit sang pemain. Hubner tanpa ragu langsung menyebut satu nama yang sudah sangat akrab dengan perjalanan dirinya bersama Timnas Indonesia.
"Stadion GBK di Jakarta," ujar Justin Hubner dalam video yang diunggah akun Eredivisie, Rabu (19/8/2026) malam WIB.
Jawaban tersebut cukup menarik mengingat Hubner sudah merasakan atmosfer sejumlah stadion besar sepanjang kariernya. Ia bahkan pernah tampil di panggung Piala Asia 2023 di Qatar dan merasakan pertandingan di berbagai stadion ketika masih menjadi bagian dari Wolverhampton Wanderers.
Namun, pengalaman tersebut rupanya belum mampu menggeser posisi SUGBK di hati Hubner. Stadion yang menjadi markas Timnas Indonesia itu memiliki kenangan tersendiri bagi sang bek.
Salah satu momen paling penting Hubner bersama skuad Garuda bahkan terjadi di stadion tersebut. SUGBK menjadi saksi ketika Hubner mencetak gol pertamanya untuk Timnas Indonesia.
Gol itu lahir ketika Indonesia menghadapi Oman dalam pertandingan FIFA Matchday pada 5 Juni 2026. Hubner turut membantu skuad Merah Putih meraih kemenangan meyakinkan dengan skor 3-0.
Momen tersebut membuat SUGBK bukan sekadar tempat berlangsungnya pertandingan bagi Hubner. Stadion berkapasitas puluhan ribu penonton itu menjadi bagian dari perjalanan sang pemain dalam membangun karier bersama Timnas Indonesia.
Hubner sendiri terus berkembang menjadi salah satu pemain penting di lini belakang Indonesia. Hingga kini, ia telah mencatatkan 18 penampilan untuk Timnas Indonesia pada pertandingan resmi.
Seiring bertambahnya pengalaman, permainan Hubner juga semakin matang. Bek yang kini memperkuat Fortuna Sittard itu perlahan tumbuh menjadi pemain yang lebih komplet dan dipercaya mengisi lini pertahanan skuad Garuda.
Sementara itu, SUGBK memang memiliki sejarah panjang dalam olahraga Indonesia. Stadion tersebut dibangun pada era Presiden Soekarno sebagai bagian dari persiapan Indonesia menjadi tuan rumah Asian Games 1962.
Kemegahan SUGBK juga tidak hanya terlihat dari kapasitasnya. Stadion tersebut memiliki karakter arsitektur yang sangat khas melalui atap baja melingkar berukuran besar yang dikenal dengan sebutan 'Temu Gelang'.
Konsep tersebut membuat struktur atap stadion menyatu tanpa menggunakan pilar penyangga di tengah arena. Kondisi itu memungkinkan penonton mendapatkan pandangan yang lebih luas tanpa terganggu struktur bangunan.
Pada masa awal berdirinya, SUGBK bahkan mampu menampung sekitar 110.000 penonton. Jumlah tersebut membuat stadion kebanggaan Indonesia itu pernah masuk jajaran arena olahraga berkapasitas terbesar di dunia.
Seiring perkembangan zaman, SUGBK kemudian mengalami sejumlah pembaruan. Salah satu revitalisasi terbesar dilakukan menjelang Asian Games 2018 sehingga stadion tersebut memiliki fasilitas yang semakin modern.
Perubahan itu membuat SUGBK tetap mampu memenuhi standar penyelenggaraan pertandingan internasional. Meski mengalami modernisasi, atmosfer stadion tetap menjadi salah satu daya tarik utama ketika Timnas Indonesia bertanding.
SUGBK juga tidak hanya digunakan untuk pertandingan sepak bola. Stadion tersebut telah menjadi lokasi berbagai ajang olahraga internasional hingga konser musik berskala besar yang menghadirkan puluhan ribu penonton.
Bagi Hubner, seluruh kemegahan tersebut berpadu dengan pengalaman pribadinya bersama Timnas Indonesia. Gol perdana untuk Merah Putih di SUGBK membuat stadion itu memiliki nilai emosional yang berbeda dibandingkan arena-arena lain yang pernah ia datangi.
Karena itu, ketika ditanya mengenai stadion favorit, Hubner tidak memilih arena di Eropa tempat dirinya berkarier. Ia justru menunjuk SUGBK, stadion yang telah menjadi saksi salah satu momen penting dalam perjalanan karier internasionalnya bersama Indonesia.
(igp/rda)