- Instagram @rafaelstruick
Rafael Struick Ungkap Momen Terbaik dan Terburuk Bersama Timnas Indonesia
Struick tampil gemilang dengan mencetak dua gol dalam pertandingan tersebut. Indonesia kemudian menyingkirkan Korea Selatan melalui drama adu penalti setelah pertandingan berakhir 2-2 hingga waktu normal dan babak tambahan.
- AFC
Penampilan tersebut menjadi salah satu pencapaian terbaik Struick selama membela Timnas Indonesia.
Namun, perjalanan di Piala Asia U-23 2024 juga menghadirkan pengalaman pahit yang tidak mudah dilupakan.
Gagal Lolos ke Olimpiade Paris 2024
Struick menyebut kegagalan Indonesia mendapatkan tiket Olimpiade Paris 2024 sebagai salah satu momen terburuk dalam kariernya bersama Timnas Indonesia.
Ia harus absen ketika Indonesia menghadapi Uzbekistan di semifinal Piala Asia U-23 2024 karena menjalani hukuman akumulasi kartu. Indonesia kemudian kalah dari Uzbekistan dan gagal melaju ke final.
"Saya akan mengatakan seluruh cerita itu. Saya terkena skorsing saat melawan Uzbekistan, padahal saya ingin bermain di semifinal Piala Asia. Kemudian kami kalah, lalu kami bermain melawan Irak, saya pikir, dan kami kalah. Jika kami menang, kami akan lolos ke Olimpiade."
Indonesia kemudian masih memiliki kesempatan untuk meraih tiket Olimpiade melalui pertandingan perebutan tempat ketiga melawan Irak.
Dalam laga tersebut, Indonesia sempat unggul melalui gol Ivar Jenner. Namun, Irak berhasil menyamakan kedudukan dan pertandingan berlanjut hingga babak tambahan waktu.
"Kami mencetak satu gol, Ivar mencetak gol, dan setelah itu pertandingan berlanjut ke babak tambahan waktu dalam keadaan 1-1, lalu kami kalah."
Kekalahan dari Irak membuat Indonesia harus melewati jalur playoff antarbenua untuk mendapatkan tiket terakhir menuju Olimpiade Paris 2024.
Pada kesempatan terakhir tersebut, Indonesia menghadapi Guinea di Paris. Sayangnya, Garuda kembali gagal setelah kalah 0-1.
"Kemudian kami masih memiliki satu kesempatan lagi untuk lolos ke Olimpiade. Kami pergi ke Paris, jadi itu adalah kesempatan ketiga untuk lolos ke Olimpiade, tetapi pertandingan itu juga kami kalah."
Rangkaian kegagalan tersebut menjadi pengalaman paling pahit bagi Struick. Di sisi lain, dua golnya ke gawang Korea Selatan tetap menjadi salah satu momen yang paling membanggakan dalam perjalanan kariernya bersama Timnas Indonesia.