- AFC
Remontada Piala AFF U-19, Ketua Umum PSSI Erick Thohir Ingatkan Misi Penting Timnas Indonesia di Piala Asia U-20 Usai Singkirkan Australia
Jakarta, tvOnenews.com - Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengingatkan misi penting Timnas Indonesia U-20 di Piala Asia U-20 2027 China usai mengalahkan Australia.
Timnas Indonesia U-20 mencatatkan remontada dengan mengalahkan Australia dalam Kualifikasi Piala Asia U-20 di Stadion Nasional Laos Baru, Vientiane, Minggu (6/9/2026).
Skor 2-0 ini membayar kegagalan Timnas Indonesia U-19 meraih gelar juara Piala AFF U-19 2026 setelah dikalahkan Australia dengan skor tipis 2-1.
Tak hanya mencatatkan remontada, Timnas Indonesia U-20 dipastikan menyegel satu slot di Piala Asia U-20. Catatan ini menambah eksistensi Skuad Garuda Nusantara untuk tampil di tiga edisi beruntun Piala Asia.
Dua gol kemenangan Indonesia dicetak Theodore Evan Leeming pada menit ke-28 dan Amar Brkic ketika pertandingan memasuki masa injury time.
Hasil tersebut menjadi pencapaian penting bagi skuad asuhan Nova Arianto karena mampu mengatasi Australia dalam pertandingan yang menentukan.
Keberhasilan Garuda Muda langsung mendapat apresiasi dari Ketua Umum PSSI Erick Thohir. Ia menilai perjuangan pemain, pelatih, dan ofisial sepanjang babak kualifikasi layak mendapatkan penghargaan setelah Indonesia mampu mengakhiri persaingan Grup H di posisi teratas.
“Selamat untuk Timnas U-20 yang telah berhasil memastikan tiket ke putaran final Piala Asia U-20 2027 di China. Saya bangga dengan perjuangan seluruh pemain, pelatih, dan ofisial yang telah bekerja keras sejak awal kualifikasi hingga akhirnya Indonesia mampu menjadi pemuncak Grup H,” ujar Erick.
Menurut Erick, kemenangan atas Australia tidak hanya menghasilkan tiga poin. Ia melihat hasil tersebut memperlihatkan keberanian dan kepercayaan diri para pemain muda Indonesia ketika berhadapan dengan salah satu kekuatan sepak bola Asia.
Perkembangan positif juga terlihat dari sejumlah aspek permainan Garuda Muda. Semangat bertanding, keberanian, kedisiplinan, serta mentalitas dinilai menjadi modal penting sebelum Indonesia menghadapi persaingan yang jauh lebih berat di putaran final.
Meski demikian, Erick meminta para pemain tidak terlena dengan keberhasilan tersebut. Bagi mantan Menteri BUMN itu, tiket menuju Piala Asia U-20 2027 hanyalah tahapan awal sebelum menghadapi lawan-lawan dengan kualitas yang lebih tinggi.
“Tiket ke Piala Asia sudah kita dapatkan, sekarang tugas kita adalah mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk menghadapi level persaingan yang lebih tinggi. Manfaatkan setiap waktu yang ada. Terus bekerja keras, tingkatkan kualitas permainan, perkuat fisik, taktik, mental, dan chemistry sebagai sebuah tim,” tegas Erick.
Erick bahkan memasang harapan agar Indonesia tidak sekadar hadir sebagai peserta di China. Ia ingin generasi muda Garuda mampu menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus membawa nama Indonesia bersaing di level Asia.
“Jangan cepat puas. Saya ingin melihat tim ini datang ke China bukan hanya untuk berpartisipasi, tetapi untuk memberikan yang terbaik dan membuat Indonesia bangga,” katanya.
Pesan tersebut menjadi penegasan bahwa keberhasilan mengalahkan Australia bukan garis akhir perjalanan Timnas Indonesia U-20. Erick berharap momentum tersebut dapat menjadi fondasi bagi skuad Garuda Muda untuk terus berkembang sebelum tampil pada putaran final Piala Asia U-20 2027.
“Perjalanan masih panjang. Saya percaya dengan potensi tim ini dan saya yakin masa depan sepak bola Indonesia ada di tangan generasi ini,” ujar Erick.