- Timnas Indonesia
Media Vietnam Mulai Curiga, Timnas Indonesia Disebut Beri 'Bantuan' untuk Malaysia di Piala Asia U-20 2027
tvOnenews.com - Timnas Indonesia U-20 berhasil mencuri perhatian setelah menumbangkan Australia dengan skor 2-0 pada laga terakhir Grup H Kualifikasi Piala Asia U-20 2027.
Kemenangan tersebut tidak hanya memastikan langkah Garuda Muda ke putaran final, tetapi secara tidak langsung turut membuka jalan bagi Malaysia untuk menjaga peluang lolos ke turnamen bergengsi Asia tersebut.
Situasi inilah yang kemudian menjadi sorotan media Vietnam, Soha.vn. Media tersebut menilai kemenangan Indonesia memiliki dampak besar terhadap persaingan Malaysia di Grup H.
"Indonesia secara resmi mengamankan tempat mereka di babak final berkat kemenangan spektakuler, secara tidak langsung "menyelamatkan" tim nasional Malaysia," tulis media Vietnam Soha.vn.
- AFC
Sorotan tersebut muncul karena sebelum pertandingan terakhir, Australia dan Malaysia masih sama-sama memiliki peluang untuk melaju.
Indonesia sendiri berada dalam posisi yang lebih menguntungkan setelah mengoleksi empat poin dari dua pertandingan.
Namun, alih-alih bermain aman demi mempertahankan posisi, Indonesia justru mampu mengalahkan Australia, tim yang sebelumnya berstatus juara bertahan Piala Asia U-20. Hasil itu membuat persaingan di papan tengah Grup H berubah drastis.
Pertandingan Australia U-20 kontra Indonesia U-20 berlangsung di New Laos National Stadium, Vientiane, Laos, Minggu (6/9/2026).
Sebelum laga dimulai, Indonesia sebenarnya hanya membutuhkan hasil imbang untuk mengamankan posisi teratas Grup H. Namun, tim asuhan Nova Arianto tidak sekadar bermain untuk mencari satu poin.
Indonesia justru mampu menunjukkan permainan disiplin sejak menit awal.
Australia memang lebih banyak menguasai bola, tetapi dominasi tersebut tidak otomatis membuat mereka mampu menciptakan peluang berbahaya.
Menurut laporan Soha, Australia menguasai sekitar 58 persen penguasaan bola pada babak pertama. Akan tetapi, lini pertahanan Indonesia mampu menjaga organisasi dengan baik sehingga serangan Young Socceroos kesulitan menembus kotak penalti.
Indonesia akhirnya mampu membuka keunggulan melalui Theodore Evan Leeming.
Gol tersebut berawal dari situasi serangan yang mampu dimanfaatkan dengan baik oleh para pemain Garuda Muda.
Evan berhasil lolos dari jebakan offside dan kemudian melakukan penyelesaian yang melewati kepala kiper Australia Robert James.
Bola sempat memantul sebelum akhirnya masuk ke gawang.
Australia yang membutuhkan hasil positif untuk menjaga peluang lolos terpaksa meningkatkan intensitas serangan.
Namun, semakin agresif Australia menyerang, semakin terbuka pula ruang yang bisa dimanfaatkan Indonesia melalui serangan balik.
Salah satu peluang Australia datang pada babak pertama ketika Arthur Oliveira De Lima memperoleh kesempatan untuk mencetak gol. Sayangnya bagi Australia, tendangannya masih melebar dari sasaran.
Indonesia pun berhasil mempertahankan keunggulan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Australia semakin meningkatkan tekanan.
Penguasaan bola lebih banyak berada di kaki para pemain Australia. Mereka mencoba membongkar pertahanan Indonesia dari berbagai sisi, tetapi lini belakang Garuda Muda tampil disiplin.
Nova Arianto bahkan mempertahankan pendekatan defensif dengan menempatkan lima pemain di lini belakang ketika pertandingan memasuki sekitar satu jam permainan.
Strategi tersebut membuat Australia semakin sulit menemukan celah.
Di sisi lain, Indonesia tidak sepenuhnya bertahan pasif. Beberapa kali Garuda Muda mampu melancarkan serangan balik yang berpotensi menghasilkan gol kedua.
Indonesia akhirnya memastikan kemenangan pada masa tambahan waktu.
Serangan balik yang dibangun secara terorganisasi berhasil menghasilkan gol kedua pada menit 90+2.
Gol tersebut sekaligus memupus harapan Australia untuk mengejar ketertinggalan.
Peluit panjang kemudian memastikan kemenangan Indonesia dengan skor 2-0.
Hasil tersebut membuat Indonesia mengoleksi tujuh poin dan menjadi juara Grup H. Garuda Muda pun memastikan tiket otomatis ke putaran final Piala Asia U-20 2027 di China.
Bagi Indonesia, keberhasilan ini juga menjadi pencapaian penting karena Garuda Muda memastikan penampilan ketiga secara beruntun di putaran final Piala Asia U-20.
Di sinilah menariknya komentar media Vietnam.
Sebelum pertandingan terakhir, Malaysia berada dalam posisi yang cukup sulit.
Setelah bermain imbang 2-2 melawan Australia pada laga sebelumnya, Malaysia hanya mengoleksi dua poin dan berada di belakang Indonesia serta Australia.
Sementara itu, Laos sudah tidak memiliki peluang untuk melaju.
Artinya, Malaysia mempunyai kesempatan besar untuk memperbaiki posisinya pada laga terakhir karena menghadapi Laos.
Namun, kemenangan Malaysia atas Laos saja belum otomatis menjamin tiket ke putaran final. Format kualifikasi Piala Asia U-20 2027 memberikan tiket kepada seluruh juara grup serta tujuh runner-up terbaik.
Karena itu, hasil pertandingan Indonesia kontra Australia menjadi sangat penting bagi Malaysia.
Jika Australia berhasil mengalahkan Indonesia, Australia akan mengamankan posisi teratas atau setidaknya memperoleh poin penting untuk bertahan dalam persaingan runner-up terbaik.
Sebaliknya, kemenangan Indonesia membuat Australia tetap berada di belakang Malaysia apabila Malaysia mampu mengalahkan Laos.
Dan skenario tersebut benar-benar terjadi.
Setelah Indonesia menang 2-0 atas Australia, Malaysia kemudian berhasil mengalahkan Laos dengan skor 2-1.
Hasil tersebut membuat Malaysia finis di posisi kedua Grup H dengan lima poin, sedangkan Australia harus puas berada di belakangnya.
Malaysia masih harus menunggu hasil grup-grup lain untuk mengetahui apakah mereka masuk dalam daftar tujuh runner-up terbaik yang berhak lolos ke putaran final.
Dengan demikian, kemenangan Indonesia memang memberikan keuntungan tidak langsung kepada Malaysia.
Inilah yang kemudian membuat Soha menggunakan istilah "menyelamatkan" Malaysia.
"Hasil ini menjadikan Indonesia sebagai perwakilan pertama dari Asia Tenggara yang secara resmi lolos ke Kejuaraan AFC U20 2026. Ini adalah hasil yang pantas didapatkan setelah penampilan meyakinkan dari tim muda Indonesia," tulis Soha.vn lagi.
Istilah "bantuan" dalam pemberitaan tersebut tentu lebih tepat dipahami sebagai dampak tidak langsung dari hasil pertandingan.
Indonesia tidak bermain untuk membantu Malaysia. Garuda Muda memiliki kepentingannya sendiri, yakni mengamankan tiket ke putaran final sebagai juara grup.
Tiket ke putaran final bukan akhir perjalanan bagi skuad Nova Arianto.
Justru tantangan yang lebih berat akan datang ketika Indonesia bertemu tim-tim terbaik Asia di putaran final.
(tsy)