- the-afc.com
Gara-Gara Timnas Indonesia, Netizen Australia Ngamuk usai Young Socceroos Gagal ke Piala Asia U-20 2027
Jakarta, tvOnenews.com - Sejumlah netizen Australia mengungkapkan kekecewaannya di media sosial terhadap hasil buruk yang dialami Timnas Australia U-20 usai gagal lolos ke Piala Asia. Bahkan, kegagalan ini dinilai akibat Timnas Indonesia telah mencuri sejumlah talenta muda dari Negeri Kangguru tersebut.
Australia harus mengakhiri perjalanannya di panggung Asia usai tak mampu lolos ke babak putaran final. Young Socceroos harus menguburkan mimpinya setelah ditumbangkan Timnas Indonesia U-20 di laga pamungkas Kualifikasi Piala Asia U-20 2027.
Skuad asuhan Trevor Morgan secara mengejutkan harus tumbang dengan skor akhir 0-2 pada Minggu (7/9/2026). Hal ini menjadi pukulan tersendiri mengingat Young Socceroos berstatus sebagai sang juara pada edisi sebelumnya.
Hal ini semakin menyakitkan setelah satu pencetak gol ke gawang Young Socceroos merupakan salah satu pemain keturunan Australia. Sosok yang dimaksud adalah Theo Leeming.
Theo Leeming mencetak gol pembuka bagi Timnas Indonesia U-20 pada menit ke-28. Saat itu, ia berhasil lepas dari posisi offside dan mampu mencungkil bola melewati kiper Australia.
Bola kemudian memantul dan akhirnya mampu dikejar Theo Leeming dan disusul sundulannya yang merobek jala gawang tim Negeri Kangguru tersebut.
Gol yang diciptakan Theo Leeming langsung mencuri perhatian dari netizen Australia. Kekecewaan pun langsung diluapkan kepada pemain keturunan tersebut.
Netizen dengan nama akun @PrabinChhettri di media sosial X itu mengungkapkan rasa kekecewaannya. Ia menyinggung terkait garis keturunan sang pemain.
Ia menilai jika Theo Leeming seharusnya tampil bersama Australia, bukan dengan Timnas Indonesia U-20. Pasalnya, sang pemain merupakan sosok yang lahir di Australia dan secara sah seharusnya bisa tampil bersama Young Socceroos.
Namun, pemain yang kini membela Persis Solo di Championship tersebut justru memilih Indonesia karena memiliki garis keturunan dari ibunya yang berasal dari Malang, Jawa Timur.
"Leeming, yang lahir di Perth, seharusnya bermain untuk negara tempat dia dilahirkan," tulis netizen Australia tersebut.
Lebih lanjut, netizen Australia itu bahkan menilai kegagalan Young Socceroos lolos ke Piala Asia U-20 tak terlepas dari program pemain keturunan Indonesia.
Ia menganggap bahwa Indonesia telah mencuri banyak talenda muda Australia untuk bisa bermain di tim nasional. Dirinya bahkan menyinggung jika kini terdapat lima hingga enam pemain keturunan yanh berhasil diamankan skuad Garuda.
"Berapa banyak pemain yang hilang oleh Australia ke tim U19 dan U20 Indonesia baru-baru ini? Mungkin 5-6 (pemain)," tulisnya.
Rasa kekecewaannya yang ia ungkapkan memang terbilang wajar mengingat Timnas Indonesia kini banyak dihuni para pemain keturunan Australia.
Di Timnas Indonesia U-20 misalnya, selain Theo Leeming, ada Eizar Tanjung yang lahir di Australia meski memiliki kedua orang tua dari Indonesia.
Selain itu, masih ada Matthew Baker dan Timothy Baker yang tak masuk ke skuad Kualifikasi Piala Asia U-20 2026. Keduanya merupakan pemain keturunan Australia yang memilih membela skuad Garuda.
Bergeser ke skuad senior Timnas Indonesia, ada Mitchell Baker yang menjadi ujung tombak Garuda dalam Piala AFF 2026.
Mitchell Baker sendiri merupakan pemain kelahiran Melbourne dengan garis keturunan Indonesia dari ibunya dan ayahnya berdarah Australia.
Selain itu, ada Luke Vickery yang resmi mengambil sumpah WNI beberapa waktu lalu. Ia menjadi pemain keturunan Australia lainnya yang memilih membela skuad Garuda.
Luke Vickery bahkan tercatat pernah bermain untuk Australia dalam kompetisi Piala AFF U-19 2024 di Surabaya. Pada 2026 ia kemudian masuk proyek John Herdman untuk Timnas Indonesia. Dirinya sempat mengikuti latihan bersama skuad Indonesia menjelang Piala AFF.
(igp/rda)