- Instagram @theo.leeming
Mengenal Theo Leeming, Pemain Keturunan Timnas Indonesia yang Bobol Gawang Australia di Piala Asia U-20 2027
tvOnenews.com - Nama Theodore Evan Leeming mendadak menjadi perbincangan setelah mencetak gol penting untuk Timnas Indonesia U-20 dalam laga melawan Australia U-20 pada Kualifikasi Piala Asia U-20 2027.
Theo menjadi pencetak gol pertama Garuda Muda ketika Indonesia menghadapi Australia pada laga terakhir Grup H di New Laos National Stadium, Vientiane, Laos, Minggu (6/9/2026).
Golnya pada menit ke-28 membuka jalan bagi kemenangan Indonesia dengan skor 2-0. Amar Rayhan Brkic kemudian menggandakan keunggulan pada masa tambahan waktu.
Kemenangan tersebut memastikan Indonesia finis sebagai juara Grup H dengan tujuh poin sekaligus mengamankan tiket otomatis ke putaran final AFC U20 Asian Cup China 2027.
AFC juga mencatat keberhasilan tersebut sebagai penampilan ketiga Indonesia secara beruntun di putaran final Piala Asia U-20.
Menariknya, gol Theo memiliki cerita tersendiri. Pemain muda tersebut lahir di Perth, Australia, tetapi kini justru menjadi bagian dari skuad Timnas Indonesia.
Bahkan, gol pertamanya di kualifikasi Piala Asia U-20 tercipta ketika menghadapi negara tempat ia dilahirkan.
Lantas, siapa sebenarnya Theo Leeming?
Profil Theo Leeming
- Instagram @theo.leeming
Theodore Evan Leeming lahir di Perth, Australia, pada 20 Desember 2007. Pada September 2026, usianya menginjak 18 tahun.
Theo merupakan pemain keturunan Indonesia-Australia/Inggris yang memiliki hubungan keluarga dengan Indonesia dari pihak ibunya yang berasal dari Malang, Jawa Timur.
Sejumlah laporan mengenai profilnya menyebut sang ayah memiliki latar belakang Australia-Inggris.
Berikut profil singkat Theo Leeming:
Nama lengkap: Theodore Evan Leeming
Nama panggilan: Theo Leeming
Tanggal lahir: 20 Desember 2007
Tempat lahir: Perth, Australia
Usia: 18 tahun
Tinggi badan: sekitar 179 cm
Posisi: winger kanan dan penyerang
Klub: Persis Solo
Mantan klub: Persija Jakarta U-20
Saudara: Oliver Leeming
Data ILeague mencatat Theo sebagai pemain yang sebelumnya memperkuat Persija Jakarta U-20 sebelum bergabung dengan Persis Solo untuk kompetisi 2026/2027.
Salah satu hal yang membuat perjalanan Theo menarik adalah latar belakang keluarganya.
Theo lahir dan tumbuh dalam lingkungan sepak bola Australia, tetapi memiliki garis keturunan Indonesia dari sang ibu yang berasal dari Malang, Jawa Timur.
Latar belakang tersebut membuatnya memiliki keterikatan dengan Indonesia dan kemudian membuka jalan baginya untuk membela Garuda di level usia muda.
Sejumlah laporan juga menyebut Theo dan sang kakak, Oliver Leeming, memiliki paspor Indonesia.
Keduanya kemudian melanjutkan perjalanan sepak bola di Indonesia setelah sebelumnya menimba pengalaman di Australia.
Menariknya, perjalanan Theo bersama sepak bola Indonesia tidak langsung dimulai dari klub profesional. Ia terlebih dahulu berkembang melalui kompetisi usia muda.
Sebelum bergabung dengan Persija Jakarta, Theo lebih dulu mendapatkan pengalaman bermain di Australia.
Football West mencatat nama Theo Leeming sebagai bagian dari Perth RedStar ketika dipanggil memperkuat Western Australia State Team untuk menghadapi Perth Glory pada 2025.
Ia juga pernah memperkuat Perth SC sebelum melanjutkan kariernya di Perth RedStar.
Pengalaman tersebut menjadi bekal penting bagi Theo sebelum akhirnya melanjutkan perkembangan kariernya di Indonesia.
Pada pertengahan 2025, ia bergabung dengan akademi Persija Jakarta. Sejumlah laporan menyebut Theo sebelumnya menimba ilmu di Perth RedStar pada periode 2022-2025 dan sempat bermain untuk Perth SC.
Kepindahan ke Indonesia menjadi titik penting dalam perkembangan karier Theo.
Bersama Persija Jakarta U-20, ia mendapatkan kesempatan tampil di Elite Pro Academy (EPA) Super League U-20 2025/2026.
Data ILeague mencatat Theo tampil dalam 28 pertandingan dan mencetak lima gol bersama Persija U-20 pada musim tersebut.
Performa tersebut turut mengantarkannya bersama Persija U-20 menuju partai final EPA Super League U-20.
Dan di pertandingan paling penting musim itu, Theo kembali menunjukkan kemampuannya.
Persija Jakarta U-20 menghadapi Malut United U-20 pada final EPA Super League U-20 2025/2026.
Pertandingan berlangsung di Lapangan Garudayaksa Football Academy, Bekasi, pada 17 Mei 2026.
Persija akhirnya menang tipis 1-0. Satu-satunya gol dalam pertandingan tersebut dicetak oleh Theodore Evan Leeming pada menit ke-41.
Theo memanfaatkan celah di lini pertahanan lawan sebelum melepaskan tendangan kaki kanan yang tidak mampu dihentikan kiper Malut United U-20.
Gol tersebut bukan sekadar tambahan statistik bagi pemain muda tersebut. Gol itu membawa Persija U-20 menjadi juara EPA Super League U-20 2025/2026.
Dengan kata lain, sebelum mencetak gol penting untuk Timnas Indonesia, Theo sudah lebih dahulu menunjukkan kemampuannya mencetak gol dalam pertandingan final di level klub.
Penampilan Theo bersama Persija U-20 kemudian membawanya ke panggung internasional bersama Timnas Indonesia kelompok usia.
Pada 2026, ia masuk dalam skuad Indonesia U-19 untuk ASEAN U-19 Boys Championship.
Persis Solo mencatat Theo tampil dalam turnamen tersebut dan menghasilkan tiga assist dari empat penampilan.
Sebelumnya, pelatih Nova Arianto juga memberikan pujian terhadap etos kerja Theo.
"Saya senang Theo bekerja sangat luar biasa. Termasuk terakhir saya lihat di final EPA juga Theo tampil cukup maksimal," ujar Nova Arianto.
Nova juga melihat pengalaman Theo di level klub sebagai sesuatu yang bisa membantu perkembangan sang pemain ketika berada di tim nasional.
"Dan harapan saya tentunya apa yang Theo dapat selama ini bisa membantu tim nasional juga," lanjut pelatih tersebut.
Performa Theo di level U-19 kemudian menjadi bagian dari prosesnya menuju kelompok usia U-20.
Musim 2026/2027 membawa perubahan baru dalam karier Theo.
Ia meninggalkan Persija U-20 untuk bergabung dengan Persis Solo bersama sang kakak, Oliver Leeming.
Persis Solo secara resmi mengumumkan kedatangan kedua bersaudara tersebut pada Juli 2026. Keduanya didatangkan untuk memperkuat Laskar Sambernyawa di Pegadaian Championship 2026/2027.
Persis juga menyebut Theo sebagai pemain yang berposisi di sayap kanan.
Langkah tersebut penting karena Theo mulai memasuki fase baru dalam kariernya. Setelah mendapatkan pengalaman di kompetisi usia muda, ia kini memiliki kesempatan untuk berkembang dalam lingkungan sepak bola senior.
Bagi pemain berusia 18 tahun, perpindahan tersebut dapat menjadi tahap penting untuk mengasah kemampuan fisik, taktik, serta konsistensi menghadapi pemain yang lebih berpengalaman.
Theo tidak menjalani perjalanan sepak bolanya seorang diri.
Sang kakak, Oliver Leeming, juga merupakan pesepak bola.
Keduanya sama-sama pernah memperkuat Persija U-20 dan memiliki pengalaman bermain di Perth RedStar. Setelah membantu Persija menjadi juara EPA U-20, keduanya kemudian bersama-sama bergabung dengan Persis Solo.
Perbedaannya terletak pada posisi. Oliver bermain sebagai bek kanan, sedangkan Theo lebih banyak beroperasi sebagai winger kanan.
Kehadiran kakak-adik Leeming di Persis pun menjadi salah satu cerita menarik dalam skuad Laskar Sambernyawa musim 2026/2027.
Puncak perhatian terhadap Theo datang ketika Indonesia menghadapi Australia dalam laga terakhir Grup H Kualifikasi Piala Asia U-20 2027.
Indonesia dan Australia sama-sama memiliki empat poin sebelum pertandingan. Artinya, laga tersebut sangat menentukan posisi kedua tim dalam persaingan menuju putaran final.
Indonesia akhirnya tampil efektif.
Pada menit ke-28, Theo mencetak gol yang membuat Garuda Muda unggul 1-0.
Gol tersebut menjadi semakin spesial karena Australia bukan sekadar lawan biasa bagi Theo.
Australia adalah negara tempat ia dilahirkan.
Akun pemantau sepak bola Australia, AussieScout, ikut menyoroti fakta tersebut.
"Pencetak gol pembuka Indonesia, Theo Leeming (2007), adalah orang Australia.," tulis AussieScout.
Gol Theo akhirnya menjadi pembuka kemenangan Indonesia.
Australia mencoba mengejar pada babak kedua, tetapi pertahanan Indonesia mampu mempertahankan keunggulan. Garuda Muda kemudian mencetak gol kedua melalui Amar Brkic pada menit 90+2.
Skor 2-0 bertahan hingga peluit panjang.
Indonesia berhasil mengalahkan Australia, sang juara bertahan, dan memastikan tiket ke Piala Asia U-20 2027 di China dengan koleksi tujuh poin.
Gol Theo tidak hanya menjadi pencapaian pribadi.
Gol tersebut membantu Indonesia memenangkan pertandingan yang sangat menentukan.
Kemenangan atas Australia membuat Garuda Muda mengakhiri Grup H sebagai pemuncak klasemen dengan tujuh poin. Indonesia pun lolos otomatis ke putaran final Piala Asia U-20 2027.
(tsy)