- Kemenpora
Stadion GBK Tak Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau, Erick Thohir Pantau Kondisi Lapangan Jelang FIFA ASEAN Cup 2026
Jakarta, tvOnenews.com - Abu vulkanis sebagai imbas erupsi Gunung Anak Krakatau sempat menyelimuti Jakarta termasuk Stadion Utama Gelora Bung Karno sebagai venue pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026.
Meski abu vulkanik terpantau menyebar hingga Jakarta, Pusat Pengelola Komplek Gelora Bung Karno (PPK GBK) memastikan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) tetap dipersiapkan agar dalam kondisi optimal saat turnamen berlangsung.
Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Erick Thohir memantau langsung kondisi lapangan setelahh terdampak abu vulkanik dalam beberapa hari lalu.
Direktur Utama PPK GBK Rakhmadi Afif Kusumo mengatakan pihaknya telah melakukan pengecekan terhadap kondisi stadion setelah terdampak abu vulkanik. Ia memastikan proses pembersihan akan dilakukan kembali agar tidak mengganggu kesiapan venue.
"Tentu dampak (abu vulkanik), kami bersihkan semua. Tadi sudah kami cek, sejauh ini masih baik semuanya dan tetap akan kita bersihkan kembali," kata Rakhmadi.
Rakhmadi menyampaikan hal tersebut setelah mendampingi Ketua Umum PSSI Erick Thohir melakukan peninjauan kesiapan SUGBK bersama jajaran terkait.
Secara keseluruhan, progres persiapan stadion disebut telah mencapai 86 persen dan ditargetkan rampung sebelum seluruh peserta tiba di Indonesia.
Peninjauan tidak hanya dilakukan di SUGBK, tetapi juga mencakup Stadion Madya, Lapangan ABC, dan Stadion PTIK. Pemeriksaan meliputi kondisi rumput, fasilitas pemain, area transit hingga toilet untuk memastikan kebutuhan pertandingan dapat terpenuhi.
Dampak abu vulkanik sendiri memang menjadi perhatian di wilayah Jakarta dan sekitarnya setelah aktivitas Gunung Anak Krakatau meningkat sejak 4 September 2026.
Namun, pemerintah melaporkan kondisi sebaran abu di Jakarta mulai menurun, sementara pemantauan terhadap aktivitas gunung api tersebut masih terus dilakukan.
Di tengah persiapan venue, Erick Thohir juga memberikan pesan khusus agar seluruh kebutuhan Timnas Indonesia diperhatikan secara maksimal. Ketua Umum PSSI tersebut bahkan memastikan akan kembali datang untuk memberikan dukungan langsung kepada skuad Garuda.
"Saya akan ke sini lagi nanti, untuk membakar semangat para pemain," katanya.
FIFA ASEAN Cup 2026 dijadwalkan berlangsung mulai 25 September hingga 5 Oktober dengan Indonesia menjadi tuan rumah. SUGBK dan Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, menjadi dua venue yang disiapkan untuk menggelar turnamen tersebut.
Timnas Indonesia berada di Grup A bersama Singapura, Malaysia, dan Bangladesh, dengan pertandingan grup Indonesia digelar di SUGBK. Laga perdana Garuda akan mempertemukan Indonesia dengan Singapura pada 25 September, dilanjutkan duel kontra Malaysia dan Bangladesh.
Dengan waktu persiapan yang semakin dekat, kondisi SUGBK menjadi salah satu perhatian utama. PPK GBK memastikan proses pembersihan dan penyempurnaan fasilitas terus dilakukan agar stadion kebanggaan Indonesia tersebut siap menyambut perjuangan Timnas Indonesia di hadapan publik sendiri.