- tvOnenews.com - Ilham Giovanni
Timnas Indonesia Diakui Dunia, Pelatih Jerman Sampai Ketar-ketir Lihat Kualitas Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026: Mereka Sulit Dikalahkan
Jakarta, tvOnenews.com - Kekuatan Timnas Indonesia mendapat pengakuan dari pelatih Bangladesh, Thomas Dooley. Ia menilai skuad Garuda kini menjadi tim yang sangat sulit dikalahkan.
Dooley menyampaikan pandangan tersebut menjelang FIFA ASEAN Cup 2026. Menurutnya, Indonesia memiliki skuad dengan kualitas pemain yang membuat lawan harus bekerja keras.
"Indonesia saat ini adalah tim yang sangat tangguh untuk dikalahkan bagi siapa pun," kata Dooley dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis.
Bangladesh akan menjadi salah satu peserta undangan dalam FIFA ASEAN Cup 2026. Mereka mengawali kiprah dengan menghadapi Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jumat (25/9) pukul 16.00 WIB.
Dooley menyadari persaingan di turnamen tersebut tidak akan mudah. Ia menilai Malaysia dan Singapura memiliki posisi ranking FIFA yang lebih tinggi dibanding Bangladesh.
Malaysia bahkan memiliki selisih sekitar 45 peringkat dari Bangladesh. Sementara itu, jarak ranking Bangladesh dengan Singapura mencapai sekitar 33 posisi.
Namun, Dooley menyebut Timnas Indonesia sebagai lawan dengan tantangan paling berat. Ia melihat selisih ranking kedua tim mencapai sekitar 63 posisi.
Pelatih kelahiran Jerman itu sebenarnya memiliki pengalaman menghadapi Timnas Indonesia. Sekitar 12 tahun lalu, Dooley pernah membawa Filipina menang telak 4-0 atas skuad Garuda.
Namun, kondisi Timnas Indonesia saat ini dinilainya sudah jauh berbeda. Dooley melihat perkembangan kualitas pemain Garuda meningkat secara signifikan dibandingkan ketika kedua tim bertemu.
"Mereka memiliki beberapa pemain dari Liga Jerman, Liga Belanda, dan Liga Italia," ujar Dooley. Menurutnya, komposisi tersebut membuat Indonesia menjadi tim yang berbeda dari masa lalu.
Dooley bahkan menilai banyak tim Asia akan kesulitan ketika berhadapan dengan Timnas Indonesia. Kualitas individu para pemain Garuda menjadi salah satu alasan utama di balik penilaiannya.
Karena itu, Dooley tidak ingin memasang target secara berlebihan bersama Bangladesh. Ia memilih bersikap realistis sebelum menghadapi persaingan di FIFA ASEAN Cup 2026.
"Saya memahami banyak pendukung Bangladesh berpikir kami datang untuk mengalahkan siapa saja. Namun, itu sangat sulit dan saya selalu mengatakan bahwa kami harus realistis," katanya.
Bangladesh sendiri berstatus sebagai tim underdog dalam turnamen tersebut. Bahkan, mereka semula tidak masuk dalam daftar negara yang diundang untuk berpartisipasi.