- tvOnenews.com - Ilham Giovanni
Ramalan Media Vietnam Soal Nasib Timnas Indonesia vs Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026: Beda Kelas, Garuda Bakal Menang Tipis 2-1
Jakarta, tvOnenews.com - Media Vietnam memberikan prediksi untuk laga Timnas Indonesia kontra Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026. Tuan rumah dinilai memiliki kualitas lebih baik dan diprediksi menang 2-1.
Timnas Indonesia akan menghadapi Singapura pada laga pembuka Grup A FIFA ASEAN Cup 2026. Pertandingan tersebut digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (25/9/2026).
Laga ini menjadi pertemuan ulang kedua tim setelah berjumpa pada ASEAN Hyundai Cup 2026. Saat itu, Indonesia hanya mampu bermain imbang 1-1 di kandang Singapura dan gagal melaju ke semifinal.
Pertemuan tersebut membuat laga kali ini memiliki cerita tersendiri bagi Timnas Indonesia. Garuda tentu ingin membuka perjalanan di FIFA ASEAN Cup 2026 dengan hasil positif di hadapan pendukung sendiri.
Situasi itu turut menjadi perhatian media Vietnam, Tien Phong. Mereka menilai Indonesia memiliki materi pemain yang lebih kuat dibandingkan Singapura pada pertemuan kali ini.
"Singapura tidak lagi dianggap berada di level yang sama dengan Vietnam, Thailand, dan Indonesia," tulis Tien Phong dalam analisis menjelang pertandingan.
Meski demikian, Tien Phong mengingatkan Indonesia agar tidak menganggap remeh lawannya. Singapura dinilai mampu mengandalkan organisasi permainan serta serangan balik cepat untuk memberikan ancaman.
Pelatih John Herdman juga datang dengan target besar pada FIFA ASEAN Cup 2026. Ia telah membawa 23 pemain dan menargetkan Timnas Indonesia bersaing untuk meraih gelar juara.
Namun, Garuda tetap memiliki persoalan di sektor pertahanan. Kapten Jay Idzes dipastikan absen karena cedera, sementara Marc Klok, Sandy Walsh, dan Eliano Reijnders juga tidak tersedia.
Absennya sejumlah pemain membuat komposisi Timnas Indonesia harus mengalami perubahan. Jordi Amat pun diperkirakan memiliki peran penting untuk membantu menjaga lini belakang Garuda.
Meski kehilangan beberapa pemain, Indonesia masih memiliki kedalaman skuad yang cukup kuat. Nama seperti Emil Audero, Elkan Baggott, Justin Hubner, Thom Haye, dan Ole Romeny menjadi bagian dari pilihan Herdman.
Di kubu Singapura, Gavin Lee masih mengandalkan sejumlah pemain berpengalaman. Kapten Hariss Harun menjadi salah satu sosok penting, sedangkan Ilhan Fandi kembali diharapkan menjadi ancaman di lini depan.
Tien Phong menilai duel lini tengah juga dapat menentukan jalannya pertandingan. Thom Haye dan Joey Pelupessy akan berhadapan dengan Kyoga Nakamura serta Song Ui-young.
Secara statistik, Indonesia memang memiliki catatan lebih baik dalam sejarah pertemuan kedua tim. Dari 33 laga, Garuda meraih 15 kemenangan, tujuh hasil imbang, dan 11 kekalahan.
Namun, hasil pertemuan terakhir menunjukkan Singapura tetap mampu merepotkan Indonesia. Tien Phong mencatat Garuda memiliki masalah dalam penyelesaian akhir dan konsentrasi pada momen penting.
Pada laga Agustus lalu, Indonesia sebenarnya unggul dalam sejumlah statistik permainan. Garuda mencatat akurasi umpan 87 persen dan memiliki expected goals 0,84 berbanding 0,40 milik Singapura.
Kini Indonesia memiliki komposisi yang berbeda dengan pertemuan sebelumnya. Kehadiran sejumlah pemain yang berkarier di Eropa membuat Tien Phong melihat peluang Garuda untuk meraih kemenangan semakin terbuka.
Meski begitu, Singapura diprediksi tetap bermain disiplin dan menunggu kesempatan melalui serangan balik. Strategi tersebut sebelumnya mampu membuat Indonesia kesulitan hingga pertandingan berakhir imbang.
Setelah mempertimbangkan kekuatan kedua tim, Tien Phong akhirnya memberikan prediksi untuk laga pembuka tersebut. Media Vietnam itu memperkirakan Timnas Indonesia menang tipis dengan skor 2-1 atas Singapura.
Prediksi tersebut sekaligus menunjukkan bahwa keunggulan materi pemain Indonesia belum tentu membuat pertandingan berjalan mudah. Garuda tetap dituntut tampil disiplin jika ingin mengamankan tiga poin di depan puluhan ribu pendukungnya.
(sub)