- tvOnenews/Ilham Giovani Pratama
Reaksi Keras Media Thailand Usai Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Soroti Perjuangan 10 Pemain
tvOnenews.com - Media Thailand menyoroti kegagalan tim nasional mereka meraih gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026 setelah kalah dari Timnas Indonesia melalui drama adu penalti.
Sejumlah media Negeri Gajah Perang menyesalkan hasil tersebut. Mereka tetap mengapresiasi perjuangan Thailand yang harus bermain dengan 10 pemain, tetapi pada akhirnya gagal mengatasi pasukan Garuda dalam pertandingan final yang berlangsung dramatis.
Final FIFA ASEAN Cup 2026 digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Senin malam (5/10/2026). Thailand yang berada di peringkat 94 dunia harus puas menjadi runner-up setelah kalah dari tuan rumah Indonesia yang menempati peringkat 118 dunia.
- tvOnenews/Ilham Giovani Pratama
Kedua tim bermain imbang 2-2 selama 120 menit. Indonesia kemudian memastikan kemenangan dengan skor 4-2 dalam adu penalti.
Media Thailand turut memberikan perhatian terhadap perjuangan pelatih Anthony Hudson dan anak asuhnya yang mampu bertahan dalam situasi sulit setelah kehilangan satu pemain.
Siamsport menjadi salah satu media yang menyoroti hasil tersebut melalui judul: "Tim nasional Thailand kalah dari Indonesia 4-6 melalui adu penalti, sehingga kehilangan kesempatan untuk memenangkan Piala FIFA ASEAN Cup 2026."
Media olahraga terkemuka Thailand itu menilai para pemain telah memberikan kemampuan terbaik mereka meski harus bermain dengan jumlah pemain yang tidak lengkap.
"Tim nasional Thailand berjuang keras, meskipun hanya bermain dengan 10 pemain, sebelum akhirnya bermain imbang 2-2 dengan Indonesia setelah perpanjangan waktu. Pada akhirnya, mereka kalah dalam adu penalti dengan skor 2-4, sehingga skor agregat menjadi 4-6, dan finis sebagai runner-up di Piala ASEAN FIFA 2026, sementara negara tuan rumah mengangkat trofi."
Kehilangan satu pemain menjadi salah satu momen penting dalam pertandingan tersebut. Nicholas Mickelson menerima kartu kuning kedua pada menit ke-81 sehingga Thailand harus bermain dengan 10 pemain.
Timnas Indonesia kemudian memanfaatkan keunggulan jumlah pemain dan membuka skor pada menit ke-84. Tendangan bebas Dean James mengenai kaki Iklas Sanron sebelum bola masuk ke gawang Thailand.
Namun, Thailand mampu merespons dengan cepat. Hanya tiga menit kemudian, Iklas Sanron menebus kesalahannya dengan mencetak gol penyama kedudukan melalui penyelesaian satu sentuhan.
Pertandingan berlanjut ke babak tambahan. Meski bermain dengan 10 pemain, Thailand mampu tampil berani dan bahkan kembali unggul pada menit ke-111 melalui gol Peeradol Chamrasamee.
Keunggulan tersebut kembali sirna menjelang akhir pertandingan. Elkan Baggott mencetak gol pada menit ke-116 untuk membuat skor menjadi 2-2 dan memaksa pertandingan ditentukan melalui adu penalti.
Dalam drama dari titik putih, Indonesia tampil lebih tenang dan sukses memasukkan keempat penalti mereka. Thailand hanya mampu mencetak dua gol dari empat kesempatan.
Thairath juga menggambarkan ketegangan yang terjadi sepanjang final. Media tersebut menyoroti perjuangan Thailand yang tetap mampu mengimbangi Timnas Indonesia meski bermain dengan 10 pemain.
"Tim nasional Thailand, yang bermain dengan 10 pemain, bermain imbang dengan Indonesia sebelum kalah adu penalti di final Piala FIFA ASEAN Cup 2026."
Thairath juga mencatat bahwa Indonesia mampu menunjukkan ketepatan dan ketenangan yang lebih baik ketika pertandingan memasuki momen penentuan.
Setelah kekalahan tersebut, skuad Thailand dijadwalkan kembali ke negaranya pada Selasa (6/10/2026). Rombongan tim disebut akan tiba di Bandara Suvarnabhumi pada pukul 16.05 waktu setempat.
Tim pelatih Thailand selanjutnya akan melakukan evaluasi sebelum mempersiapkan skuad menghadapi Piala Raja ke-52 yang dijadwalkan berlangsung di Provinsi Sisaket pada November 2026.
Bagi Indonesia, kemenangan atas Thailand menjadi sejarah tersendiri. Garuda menjadi juara perdana FIFA ASEAN Cup setelah menundukkan Thailand melalui adu penalti di hadapan pendukung sendiri.
Kemenangan tersebut sekaligus mengakhiri catatan Indonesia yang sebelumnya sudah melewati delapan pertandingan dan 10 tahun tanpa kemenangan atas Thailand.
Gelar FIFA ASEAN Cup 2026 juga mengakhiri penantian panjang Indonesia untuk meraih trofi di level senior. Skuad Garuda sebelumnya terakhir kali meraih gelar kompetitif regional pada SEA Games 1991.
- tvOnenews/Ilham Giovani Pratama
Perjalanan Indonesia menuju final juga berlangsung dramatis. Garuda memastikan tiket ke partai puncak setelah mengalahkan Bangladesh dengan skor telak 9-2 pada pertandingan terakhir Grup A, Kamis (1/10/2026).
Hasil tersebut membuat Indonesia mengoleksi tujuh poin dengan selisih gol +9. Jumlah poin dan selisih gol itu sama dengan Malaysia, tetapi Indonesia berhak menjadi juara grup karena unggul produktivitas gol, yakni 11 gol berbanding sembilan milik Malaysia.
Status juara Grup A kemudian membawa Indonesia ke final, sebelum akhirnya menuntaskan perjuangan dengan mengalahkan Thailand dan mengangkat trofi FIFA ASEAN Cup 2026.