- tvOnenews-Ilham Giovani
Pernah Bawa Kanada ke Piala Dunia, John Herdman Justru Sebut Juara Bersama Timnas Indonesia Jadi Pencapaian Terbaik
Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menyebut keberhasilannya mempersembahkan gelar FIFA ASEAN Cup 2026 sebagai pencapaian terbaik dalam perjalanan kariernya. Padahal, juru taktik asal Inggris tersebut sebelumnya sudah mempunyai sederet pencapaian bersama Selandia Baru maupun Kanada.
Timnas Indonesia resmi keluar sebagai juara setelah melewati pertandingan dramatis menghadapi Thailand. Skuad Garuda memenangkan adu penalti dengan skor 4-2 pada partai final di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (5/10/2026).
Adu penalti harus menjadi penentu setelah kedua negara bermain imbang 2-2 hingga babak tambahan waktu berakhir. Timnas Indonesia akhirnya mampu menyelesaikan pertandingan penuh tekanan tersebut dengan mengangkat trofi di hadapan pendukung sendiri.
Keberhasilan itu memberikan kesan mendalam bagi Herdman yang baru menangani skuad Garuda pada tahun ini. Ia bahkan menempatkan momen tersebut sebagai salah satu bagian paling spesial sepanjang kariernya di sepak bola.
"Saya rasa dalam perjalanan karier, ini sangat spesial, benar-benar sangat spesial," ujar John Herdman dalam konferensi pers usai laga, Kamis (5/10/2026).
Pernyataan tersebut menjadi menarik jika melihat rekam jejak Herdman sebelum datang ke Indonesia. Pelatih asal Inggris itu sudah melewati sejumlah momen besar di panggung internasional bersama tim nasional yang pernah ditanganinya.
John Herdman pernah membawa Selandia Baru dan Kanada menembus putaran final Piala Dunia dalam perjalanan kariernya. Salah satu pencapaian yang paling dikenang adalah ketika dirinya mengantarkan Kanada kembali menuju panggung Piala Dunia.
Kanada berhasil lolos ke Piala Dunia 2022 di Qatar setelah sebelumnya harus menunggu selama 36 tahun. Meski pencapaian tersebut mempunyai tempat tersendiri, pengalaman mengangkat trofi bersama Indonesia memberikan kesan berbeda bagi Herdman.
Sejak pertama kali tiba di Tanah Air, Herdman mulai memahami seberapa besar sepak bola berarti bagi masyarakat Indonesia. Gairah tersebut membuat keberhasilan menjadi juara bersama skuad Garuda mempunyai nilai emosional tersendiri baginya.
John Herdman juga menyadari betapa besarnya arti gelar tersebut bagi para pemain yang bekerja bersamanya. Hal itulah yang membuat trofi FIFA ASEAN Cup 2026 ditempatkannya sebagai pencapaian terbaik dalam karier sepak bolanya saat ini.
"Saat ini, ini adalah pencapaian terbaik saya di sepak bola karena saya membagikannya dengan sekelompok pemain yang saya tahu betapa besar arti pencapaian ini bagi mereka," tuturnya.
Perjalanan Herdman bersama Timnas Indonesia sendiri baru dimulai pada awal 2026. Ia resmi diumumkan sebagai pelatih skuad Garuda pada 3 Januari sebelum diperkenalkan kepada publik di Hotel Mulia, Jakarta, pada 13 Januari 2026.
Sejak saat itu, Herdman mulai merasakan besarnya ekspektasi yang menyertai pekerjaannya sebagai pelatih Timnas Indonesia. Dorongan untuk meraih kemenangan hingga mempersembahkan trofi bahkan ditemuinya dalam aktivitas sehari-hari.
John Herdman menceritakan bagaimana masyarakat kerap menyampaikan harapan tersebut ketika dirinya berlari mengelilingi kawasan GBK. Pesan yang diterimanya hampir selalu berkaitan dengan kemenangan, rivalitas dengan Malaysia, hingga keinginan melihat Indonesia mengangkat trofi.
Hal itu bahkan ia sampaikan di depan awak media dengan mata berkaca-kaca. Besarnya harapan masyarakat membuat Herdman tidak menampik bahwa pekerjaannya bersama Indonesia datang dengan beban tersendiri.
"Saya berlari mengelilingi GBK setiap hari dan orang-orang selalu mengatakan, 'Coach, tiga poin, Coach! Kita harus menang, Coach! Kita harus mengalahkan Malaysia! Kita harus mengangkat trofi, Coach! Banyak tekanan," ucap Herdman.
Ia merangkum situasi yang dihadapinya sejak tiba di Tanah Air dengan pernyataan singkat. Seluruh tekanan tersebut pada akhirnya terbayar dalam pertandingan terakhir FIFA ASEAN Cup 2026. Indonesia mampu melewati duel penuh drama menghadapi Thailand hingga membawa pertandingan menuju adu penalti untuk mengangkat trofi juara.
(igp/hfp)