- tvOnenews-Ilham Giovani
4 Bek Jadi Tumpuan Adu Penalti, John Herdman Punya Alasan Khusus Pilih Elkan Baggott Cs Sebagai Penentu Juara Timnas Indonesia
Kondisi sebaliknya terjadi pada sebagian pemain depan skuad Garuda. Herdman melihat ada pemain menyerang yang tidak cukup klinis sekaligus kurang percaya diri ketika menjalani latihan penalti.
"Daan, Jay Idzes, Shayne Pattynama... pemain-pemain ini sangat klinis dalam penyelesaian mereka kemarin, sementara beberapa penyerang tidak demikian dan tidak percaya diri," kata John Herdman.
Situasi tersebut membuat Herdman tidak ingin menentukan eksekutor hanya berdasarkan posisi bermain. Kesiapan mental dan performa pemain ketika menjalani latihan menjadi pertimbangan utama dalam menyusun daftar penendang.
John Herdman juga enggan memberikan beban besar kepada pemain yang sebelumnya sudah menunjukkan keraguan. Terlebih, tekanan mengeksekusi penalti dalam sebuah pertandingan final jauh berbeda dibandingkan situasi pertandingan biasa.
"Ketika seorang pemain tidak terbiasa melakukannya dalam latihan, Anda memberikan kesempatan kepada pemain yang terlihat sedang dalam performa terbaik. Jadi, kami selalu melatih hal-hal seperti ini dan latihan itu membuahkan hasil," kata John Herdman.
Keputusan berdasarkan hasil latihan tersebut kemudian terbukti membuahkan hasil di lapangan. Kevin Diks menjadi salah satu pemain yang mampu menjalankan tugasnya sebelum keberhasilan serupa dilanjutkan Dean James dan Elkan Baggott.
Shayne Pattynama kemudian turut menuntaskan tugasnya dari titik putih di tengah tekanan besar pertandingan. Keberhasilan para eksekutor Indonesia ditambah kegagalan Thailand membuat skuad Garuda berada di posisi yang menentukan dalam adu penalti.
Kegagalan Nattapong Sayriya dalam menjalankan tugasnya untuk Thailand akhirnya memastikan kemenangan Indonesia dengan skor 4-2. Strategi yang telah dipersiapkan Herdman sehari sebelumnya pun berbuah trofi FIFA ASEAN Cup 2026 di hadapan puluhan ribu pendukung skuad Garuda di SUGBK.
(igp/hfp)