Awan Arcus, Fenomena Alam yang Jarang Terjadi dan Dapat Membahayakan Penerbangan | tvOne
KABAR SIANG - Belum lama ini sempat viral di media sosial sebuah video yang menunjukkan gumpalan awan yang mirip seperti gelombang tsunami.
Peristiwa alam yang dinamakan gelombang arcus ini terjadi di kota Meulaboh, Aceh Barat. Kemunculan awan arcus yang kedua kalinya di Meulaboh ini lebih berbahaya dibandingkan kemunculannya yang pertama pada pagi hari, Senin (10/8).
Hal ini disebabkan kecepatan angin pada kemunculan kedua ini mencapai 30 knot sehingga dapat menumbangkan pohon besar.
Langit kota Meulaboh yang semula tampak cerah mendadak menjadi gelap dan turun hujan. BMKG Meulaboh meminta masyarakat untuk mewaspadai potensi angin kencang dan hujan yang disertai petir.
Diprediksi awan arcus yang merupakan bagian dari awan cumulonimbus akan kembali muncul dalam waktu dekat. Awan ini memiliki sifat padat dan terbentuk dari uap air.
Awan ini terkadang membawa angin sangat kencang dan hujan sangat deras. Karena itulah warga diminta mewaspadai cuaca buruk yang bisa terjadi. Awan arcus juga buruk bagi penerbangan.
"Tadi pagi di Meulaboh ada suatu fenomena yang langka. Itu juga disebut awan arcus atau tsunami. Dengan adanya awan ini bisa berpotensi terjadi hujan lebat, angin kencang, petir, bahkan puting beliung dan hujan es," ujar Zakaria, Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Aceh.
Zakaria menambahkan hal ini sangat berbahaya jika terjadi di wilayah pemukiman dan laut.
"Untuk itu kami mengimbau ketika ada tanda awan seperti itu agar berlindung di tempat yang lebih aman. Jangan berada di luar atau tempat terbuka. Nanti bisa tersapu angin puting beliung," tegasnya.
Hal yang sama juga berlaku bagi penerbangan dan kapal laut. Karena sifat-sifat awan yang padat dan membawa angin maka dapat menimbulkan turbulence atau guncangan pada pesawat dan menyebabkan kecelakaan. Untuk itu mengimbau untuk segera kembali ke darat jika menemukan tanda-tanda awan arcus.
Awan arcus atau awan tsunami ini pernah terjadi sebelumnya di tanah air. Waktu itu awan arcus yang terbentuk di Tulang Bawang dan Mesuji, Lampung, pada Mei 2020.
Bencana ini memporakporandakan puluhan bangunan. Sejumlah warga terluka dan beberapa tercatat meninggal dunia.
Apa yang terjadi di Lampung menjadi pelajaran berharga jika lain kali awan arcus terlihat di suatu daerah. Warga wajib mewaspadai potensi angin kencang dan hujan deras yang dapat menyertai awan arcus ini.
(Lihat juga: Abu Vulkanis dari Erupsi Gunung Sinabung Menyelimuti Sejumlah Wilayah)