news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

43 Rumah Hanyut usai Banjir Bandang Terjang Dompu | tvOne

Senin, 1 Maret 2021 - 13:05 WIB
Reporter:

Dompu, Nusa Tenggara Barat – Banjir bandang menerjang tiga desa di Kecamatan Hu’u, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat. Banjir bandang menghanyutkan puluhan rumah warga. Namun tak ada korban jiwa akibat peristiwa tersebut.

Banjir bandang terjadi pada Minggu (28/2) dini hari, setelah hujan lebat mengguyur wilayah tersebut sejak Sabtu (27/2). Air hujan dari beberapa anak sungai di atas gunung meluap ke daerah aliran sungai (DAS) induk yaitu sungai Sori Rewa.

Akibat banjir bandang, setidaknya 43 rumah warga hanyut tersapu banjir bandang.

Selain itu, banjir bandang juga mengakibatkan sejumlah kendaraan dan hewan ternak warga hanyur terseret banjir. Berdasarkan data dari pemerintahan setempat, tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Desa terdampak banjir paling parah adalah Desa Daha, dengan 36 unit rumah hanyut terbawa arus banjir dan 443 unit rumah lainnya rusak parah.

Sementara itu terdapat 5 unit rumah rusak berat di Desa Rasabou dan di Desa Marada ada 2 unit rumah hanyut dan 9 unit lainnya rusak parah.

Hingga kini Pemerintah Kabupaten Dompu memberikan sejumlah bantuan untuk para korban banjir yang berada di empat desa yang terdampak banjir.

Peringatan Cuaca BMKG

Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau warga di Nusa Tenggara Barat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana akibat dampak curah hujan yang masih tinggi (hidrometeorologi).

"Kami mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi terjadinya banjir, tanah longsor, pohon tumbang serta gelombang tinggi," kata Prakirawan Cuaca, BMKG Stasiun Klimatologi Lombok Barat, Restu Patria Megantara, di Lombok Barat, Minggu (28/2).

Ia menyebutkan curah hujan di NTB, pada dasarian III Februari 2021 secara umum berada pada kategori menengah atau 51-150 milimeter (mm) per dasarian hingga tinggi (151-400 mm) per dasarian.

Sebaran Curah hujan kategori menengah secara umum tersebar hampir di seluruh wilayah NTB. Sedangkan curah hujan dengan kategori tinggi terjadi di Kabupaten Lombok Utara, sebagian Kabupaten Lombok Timur bagian utara, Kabupaten Lombok Barat bagian selatan, wilayah Kabupaten Sumbawa bagian barat, serta sebagian kecil Kabupaten Dompu dan Bima.

"Curah hujan tertinggi terjadi pada pos hujan Hu'u di Kabupaten Dompu, dengan jumlah curah hujan 391 mm/dasarian," ujarnya.

Menurut dia, masih adanya curah hujan tinggi di beberapa kabupaten di NTB, pada akhir Februari hingga awal Maret 2021, karena indeks ENSO saat ini masih menunjukkan kondisi la nina, dan diprediksi masih bertahan hingga bulan Mei 2021. (ito)

(Lihat Juga: Banjir lahar dingin hantam jembatan penghubung dua kecamatan hingga putus)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:44
02:34
01:28
01:14
01:19
01:41

Viral