news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Papan Reklame Roboh Diterjang Hujan Angin Di Tasikmalaya, Timpa 3 Mobil yang Diparkir | tvOne

Kamis, 4 Maret 2021 - 09:00 WIB
Reporter:

Tasikmalaya, Jawa Barat – Hujan deras disertai angin kencang merobohkan sebuah papan reklame di depan sebuah bank di Tasikmalaya, Jawa Barat, pada Rabu (3/3) sore.

Dalam video amatir, Nampak hujan deras dan angin kencang yang terjadi pada Rabu sore mengakibatkan papan reklame roboh. Selain itu, sebuah tenda di sekitar lokasi juga ikut beterbangan.

Beruntung robohnya papan reklame di jalan Mayor Utara ini tidak mengakibatkan korban jiwa. Meski demikian sejumlah kendaraan yang terparkir di dekat papan reklame mengalami kerusakan.

Nampak sejumlah warga dan petugas melakukan evakuasi papan reklame yang roboh.

Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberikan peringatan dini untuk beberapa daerah yang berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat disertai kilat dan angin kencang di sebagian wilayah Sumatera, Jawa, Sulawesi, dan Kalimantan.

Pada peringatan dini cuaca untuk Rabu (3/3), BMKG memprakirakan provinsi yang berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang adalah Bali, Bengkulu, Banten, DKI Jakarta, Gorontalo, Jawa Barat dan Jawa Timur.

Potensi Hujan Es

Sementara itu, BMKG juga mengimbau masyarakat di Jawa, untuk mewaspadai potensi hujan es dan cuaca ekstrem pada peralihan musim hujan ke kemarau. "Untuk itu kami mengharapkan masyarakat terus waspada,” ujar Kasubid Prediksi Cuaca BMKG Muhammad Fadli.

Menurut dia, saat peralihan musim baik dari kemarau ke hujan maupun sebaliknya, kerap terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, termasuk fenomena hujan es. Kondisi itu diakibatkan perbedaan tekanan udara yang terjadi di atmosfer.

Berdasarkan pemantauannya, tensi awan-awan hujan masih menyelimuti sebagian wilayah Jawa bagian tengah dan timur. Begitu pula dengan wilayah Kalimantan yang terkonsentrasi di bagian tengah hingga utara, sehingga masyarakat diminta tetap waspada.

Fenomena hujan es di Yogyakarta dan Kalimantan merupakan fenomena alam biasa yang terjadi bersamaan dengan hujan lebat. Biasanya hujan es ini terjadi siang atau hingga sore dengan durasi singkat 5-15 menit.

"Ke depan potensi hujan es masih akan terjadi hingga berakhirnya masa pancaroba," kata dia.

Guna menghindari isu-isu yang tak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya, masyarakat juga diminta untuk memperbaharui informasi cuaca secara berkala melalui lembaga resmi, dalam hal ini BMKG. "Masyarakat bisa mengakses info di laman BMKG langsung," kata dia. (ito)

(Lihat Juga: 43 rumah hanyut usai banjir bandang terjang Dompu)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:41
01:15
01:16
01:29
10:52
04:13

Viral