Banjir Setinggi 3 Meter Merendam Ternate, Ribuan Warga Mengungsi
Halmahera Barat, tvOnenews.com - Curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Maluku Utara sejak Selasa sore menyebabkan banjir besar di Kabupaten Halmahera Barat.
Belasan rumah warga terendam banjir dengan ketinggian air dilaporkan mencapai hingga tiga meter atau setinggi atap rumah.
Banjir dipicu hujan lebat yang mengguyur Kecamatan Tabaru dan Kecamatan Ibu sejak Selasa sore. Akibatnya, debit Kali Ibu meningkat drastis dan meluap pada Rabu dini hari, menerjang permukiman warga di sejumlah desa, termasuk Desa Gamlamo, Tongute Ternate, dan Tongute Ternate Asal.
Data sementara mencatat di Desa Gamlamo terdapat tujuh rumah rusak berat dan sekitar 500 jiwa terpaksa mengungsi secara mandiri karena rumah mereka tidak lagi dapat ditempati.
Kerusakan terparah terjadi di Desa Tongute Ternate, dengan 11 rumah rusak berat dan sekitar 1.000 warga harus meninggalkan tempat tinggalnya. Sementara itu, di Desa Tongute Ternate Asal, lima rumah dilaporkan mengalami kerusakan berat.
Selain di Halmahera Barat, banjir juga dilaporkan melanda 14 desa di Kabupaten Halmahera Utara. Peristiwa ini menyebabkan ribuan warga terdampak dan mengungsi.
Dalam kejadian tersebut, satu orang anak dilaporkan meninggal dunia setelah terseret arus banjir.
Hingga kini, petugas gabungan bersama pemerintah daerah masih melakukan pendataan dampak kerusakan serta menyalurkan bantuan darurat kepada para korban banjir.
Warga diimbau tetap waspada mengingat potensi hujan dengan intensitas tinggi masih dapat terjadi di wilayah Maluku Utara.