news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Penantian Sekian Tahun, Bangkai Tiang Monorel Dieksekusi Pramono

Rabu, 14 Januari 2026 - 11:52 WIB
Reporter:

Jakarta, tvOnenews.com - Pembongkaran tiang monorel yang selama bertahun-tahun mangkrak di sepanjang Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, mulai dilakukan hari ini. 

Proyek ini tidak hanya mengubah wajah kawasan Kuningan, tetapi juga berdampak langsung pada arus lalu lintas di salah satu koridor tersibuk ibu kota.

Seiring dimulainya pembongkaran, rekayasa lalu lintas diberlakukan secara situasional di sejumlah titik Jalan Rasuna Said. 

Beberapa lajur mengalami penyempitan dan pengalihan kendaraan dilakukan untuk menjaga kelancaran serta keselamatan pengguna jalan. Pengendara diimbau menyesuaikan waktu tempuh dan mempertimbangkan jalur alternatif.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau langsung dimulainya pembongkaran pada pukul 09.00 WIB.

Pembongkaran tiang monorel yang telah mangkrak lebih dari dua dekade ini dilakukan untuk membebaskan badan jalan dari penyempitan yang selama ini menjadi salah satu pemicu kemacetan.

Proses pembongkaran dilakukan tanpa alat berat. Petugas menggunakan metode pemotongan dengan pengelasan. 

Untuk meminimalkan gangguan lalu lintas, pekerjaan dijadwalkan berlangsung pada malam hari, mulai pukul 23.00 hingga 05.00 WIB, mengingat kawasan ini merupakan pusat bisnis dengan mobilitas tinggi.

Pemerintah Provinsi Pemprov DKI Jakarta menargetkan pembongkaran berlangsung hingga September 2026. Setelah itu, kawasan Rasuna Said akan ditata ulang, termasuk perbaikan trotoar, fasilitas pejalan kaki, penerangan jalan, serta pembatas jalan. 

Penataan ini diharapkan mengurangi hambatan visual dan fisik sekaligus meningkatkan kenyamanan bagi pengendara dan pejalan kaki.

Pemprov DKI Jakarta mengalokasikan anggaran sebesar Rp100 miliar untuk proyek ini. Pramono menegaskan anggaran tersebut tidak hanya digunakan untuk pembongkaran, tetapi juga untuk penataan ulang kawasan agar lebih tertib, aman, dan nyaman.

Dalam peninjauan tersebut, turut hadir mantan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso. Ia menyampaikan bahwa proyek monorel tersebut bermula pada era kepemimpinannya sejak 2004, sempat terhenti pada 2007, dan tidak pernah rampung. 

Meski kewenangan proyek bukan berada di Pemprov DKI Jakarta, upaya koordinasi dengan pihak yang bertanggung jawab tidak membuahkan hasil, sehingga Pemprov mengambil langkah pembongkaran.

Petugas gabungan akan terus berjaga dan memantau arus lalu lintas selama proses berlangsung. 

Masyarakat diimbau mematuhi rambu lalu lintas dan tidak berhenti atau memperlambat laju kendaraan di sekitar area pekerjaan untuk menghindari kepadatan.

Pembongkaran ini diharapkan mengakhiri persoalan proyek mangkrak yang selama ini mengganggu estetika dan kelancaran lalu lintas, sekaligus membuka ruang penataan kawasan Kuningan yang lebih baik.

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:11
16:50
02:22
01:18
01:15
07:08

Viral