Saor Siagian Sentil Kasus Korupsi Jaksa dan Duga ada Pengkhianatan
Jakarta, tvOnenews.com - Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk memberantas korupsi dan menghentikan kebocoran kekayaan negara.
Pernyataan tersebut kembali mengemuka dalam sejumlah forum publik dan mendapat sorotan dalam diskusi yang melibatkan pengamat serta lembaga survei.
Dalam diskusi tersebut, Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi menyebut hasil survei menunjukkan tingkat kepuasan publik terhadap upaya pemberantasan korupsi relatif tinggi. Meski demikian, ia menilai masih terdapat banyak agenda yang harus diselesaikan pemerintah.
Burhanuddin menjelaskan perbedaan penilaian antara survei persepsi publik dan indeks global dari Transparency International yang menempatkan Indeks Persepsi Korupsi Indonesia di angka relatif rendah.
Hal tersebut menunjukkan masih adanya pekerjaan rumah besar dalam penguatan integritas penegakan hukum dan tata kelola pemerintahan.
Sejumlah kasus korupsi yang melibatkan aparat penegak hukum dan pejabat daerah turut menjadi perhatian dalam diskusi.
Selain itu, program prioritas pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis dinilai perlu pengawasan ketat agar tidak menimbulkan potensi penyimpangan anggaran.
Pengamat juga menilai keberhasilan agenda antikorupsi membutuhkan konsistensi penindakan serta sinergi seluruh lembaga penegak hukum.
Dukungan publik dinilai masih kuat, namun pemerintah diingatkan untuk menindaklanjuti berbagai masukan agar kepercayaan masyarakat tetap terjaga.