news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Perkembangan Kasus Bripda DP Tewas di Asrama Akibat Dianiaya Senior

Selasa, 24 Februari 2026 - 17:22 WIB
Reporter:

Jakarta, tvOnenews.com - Suasana duka menyelimuti prosesi pemakaman Bripda Dirja Pratama, anggota Mapolda Sulawesi Selatan yang tewas diduga akibat penganiayaan oleh seniornya. 

Jenazah dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Pincara, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, dengan pengawalan sejumlah personel kepolisian.

Keluarga dan kerabat korban tak kuasa menahan tangis saat proses pemakaman berlangsung. Ibu korban bahkan sempat histeris dan harus dievakuasi karena tidak sadarkan diri.

Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol Juhandani Rahardjo Puro menyatakan satu anggota polisi berinisial Bripda P telah ditetapkan sebagai tersangka.

Penetapan tersangka dilakukan setelah adanya kesesuaian antara hasil pemeriksaan dan temuan medis.

Selain Bripda P, lima anggota lainnya masih menjalani pemeriksaan di Propam Polda Sulawesi Selatan dengan status saksi. Mereka masing-masing berinisial Bripda ARM, Bripda AMR, Bripda ALN, Bripda MA, dan Bripda MR.

Pemeriksaan terhadap para anggota tersebut dilakukan untuk mendalami kemungkinan keterlibatan atau kelalaian dalam peristiwa tersebut.

Tersangka Bripda P tidak hanya menjalani pemeriksaan etik di Propam, tetapi juga akan diproses pidana oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sulawesi Selatan.

Pihak keluarga meminta agar proses hukum dilakukan secara transparan dan cepat. Mereka berharap pelaku mendapat hukuman setimpal atas peristiwa yang merenggut nyawa Bripda Dirja Pratama.

Hingga kini, kepolisian belum mengumumkan jadwal sidang kode etik maupun tahapan persidangan pidana terhadap tersangka. Proses penyidikan disebut masih berlangsung secara maraton.

Kasus ini menjadi perhatian publik dan diharapkan dapat diusut tuntas untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:18
02:01
01:20
05:27
04:09
02:42

Viral